Harmoni Setelah Pilpres

Kedaulatan Rakyat 5 Agustus 2014 *Ahmad Khotim Muzakka Bagaimana nasib pluralitas pasca-pemilihan presiden 2014? Pertanyaan ini patut dikemukakan mengingat Indonesia dihuni Beragam manusia dari berbagai kultur, kebudayaan, dan agama. Berbicara pluralistas tidak sekedar menonjolkan hitung-hitungan matematis seberapa besar anggaran Negara…

Rekonsiliasi dan Cegah Konflik, Agenda Mendesak Pasca Pilpres

Opini | CRCS | Suhadi Inti dari rekonsiliasi adalah memulihkan hubungan antara pihak-pihak yang bertikai menjadi kembali normal. Menyimak perkembangan kampanye Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) yang  panas belakangan ini, rekonsiliasi dan pencegahan konflik pasca Pilpres mutlak diperlukan. Setelah Reformasi 1998,…

Politik Sowan Kiai

Opini | CRCS | Ahmad Khotim Muzakka   PEREBUTAN RI-1 semakin menarik ketika masing-masing kubu—baik Prabowo Subianto maupun Joko Widodo—berhasil menarik gerbong yang memiliki hubungan dengan kiai dan pesantren. Tidak bisa ditampik bahwa restu kiai memiliki nilai dan diduga kuat…

Reading on Acehnese Woman in the Age of Sharia

Mustaghfiroh Rahayu | CRCS  Jacqueline Aquino Siapno, in an article entitled “Sharia Moral Policing and The Politics of Consent in Aceh”, wrote that Acehnese women are no longer as were described by most of the international reports on Acehnese women…