On the Connections Between Religion and Disaster: a Literature Review

xxPenulis: Lotte Kemkens

Jumlah Halaman: 146 halaman

Bahasa: Inggris

ISBN: 978-602-17781-1-1

Penerbit:  CRCS

 

Ketika bencana alam terjadi, sebuah pertanyaan mendasar setelah informasi mengenai tempat kejadian, korban dan kerugian material yang diderita, yaitu mengapa dan bagaimana bencana itu terjadi. Namun, tidak jarang juga identitas agama korban bencana selalu dikaitkan dalam pemberitaan. Misalnya yang masih kita ingat di Indonesia yaitu bencana Tsunami yang melanda Aceh pada Desember 2004 dengan mayoritas masyarakat Muslim. Beberapa minggu sebelumnya, gempa bumi terjadi di Alor, Nusa Tenggara, yang mayoritas masyarakatnya Kristen. Identitas agama tersebut berpengaruh pada respons dan pendistribusian bantuan pasca bencana. Secara tidak langsung hal tersebut memperlihatkan bagaimana  hubungan antara agama dan bencana sebagai pembentuk realitas sosial dalam studi bencana di Indonesia.

 

Sayangnya, keterkaitan agama dan korban bencana belum sepenuhnya diteliti. Hanya baru-baru ini para peneliti menyadari pentingnya kesadaran agama. “On the Connections between Religion and Disaster: Literature Review’ merupakan salah satu karya besar yang mewakili kajian bencana dan agama. Melalui program internship dengan CRCS selama September 2012 hingga Januari 2013, Lotte Kemkens, mahasiswi Master dari Universitas Wageningeng Belanda telah berhasil membukukan literature review ini. Buku ini terkait dengan agama dan bencana, merupakan bagian dari upaya untuk memetakan wacana kontemporer dalam membahas bencana alam di Indonesia, Srilanka, Itali dan negara lainnya.  

 

Buku ini menjabarkan bagaimana agama dan bencana dihubungkan dalam praktek dan teori. Lotte secara lugas memulai bukunya dengan memberikan pengertian dasar mengenai definisi, dimensi, fungsi agama serta konstruksi sosial dalam melihat agama. Lotte mengatakan bahwa konsep bencana mempunyai peran yang penting dalam doktrin agama dan teologi. Terutama dalam agama-agama monoteistik, dimana orang dihadapkan dengan banyak  tantangan. Satu diantaranya bagaimana mereka harus mendamaikan gagasan Tuhan yang maha kuasa dan penuh kasih dengan gagasan penderitaan manusia.

 

Selain itu Lotte juga menjelaskan tentang pendekatan politik dan antropologi terhadap agama. Penulis berpendapat bahwa agama pada dasarnya memberikan manfaat bagi banyak orang tetapi penting untuk diketahui bahwa dalam komunitas tertentu, agama bisa saja membatasi  dan meminggirkan masyarakat tertentu. Ketika orang dipinggirkan dan dibatasi berdasarkan identitas keberagamaan mereka, maka saat terjadi bencana agama akan sangat berpengaruh. Contohnya adalah penanganan bantuan pasca bencana dengan pendistribusian yang tidak merata karena adanya diskriminasi berdasarkan agama.  Ini terjadi di Bangladesh dimana umat Hindu lebih sulit mendapatkan bantuan pangan daripada mereka yang beragama Islam.

 

Selain membahas peran agama dalam memberikan bantuan dan rekonstruksi bencana, Lotte mengekplorasi hubungan antar subjek agama dan bencana, dan subyek marjinalisasi, kerentanan, politik, kekuasan dan konflik. Sebuah buku berharga yang memperkaya pengetahuan kita tentang relevansi agama dan bencana. Bentuk PDF buku ini bisa di download di sini atau klik cover buku sedangkan untuk pembelian bisa menghubungi CRCS. (YWU)

Artikel ini juga tersedia dalam bahasa : English

Tinggalkan Balasan