Pencarian Identitas Keagamaan

Judul: Pencarian Identitas Keagamaan: Sebuah Studi terhadap Anak Hasil Pernikahan Antaragama di Yogyakarta

Penulis: Roro Sri Rejeki Waluyojati (CRCS, 2005)

Kata-kata Kunci: Pluralisme, Toleransi dan Humanisme

Abstrak:

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan anak hasil pernikahan antaragama di daerah Yogyakarta dalam memaknai suatu agama dan bagaimana mereka mengaplikasikan sikap dan ekspresi keberagamaannya tersebut dalam kehidupan pribadi ataupun sosial kemasyarakatan. Adapun subjek penelitian berjumlah lima orang yang terdiri dari empat orang laki-laki dan satu orang perempuan dengan usia antara 20-25 tahun, semua sampel merupakan anak hasil dari pernikahan pasangan antaragama yang berasal dari lima agama besar (Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha), di daerah Yogyakarta.

 

Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis, di mana peneliti ingin mencoba menggambarkan secara jelas tentang fenomena anak hasil pernikahan antaragama dalam mencari proses identitas keagamaannya. Adapun pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan interview mendalam kepada para subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara kultur masyarakat Yogyakarta yang pluralis dan masih menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi keagamaan.

 

Menjadikan keberadaan fenomena anak hasil pernikahan antaragama di daerah ini, bisa hidup dan diterima baik oleh lingkungan. Karena masyarakat Jawa di Yogyakarta khususnya masih setia menjungjung tinggi nilai-nilai rukun dan damai sebagai falsafah hidup mereka. Tetapi yang perlu menjadi perhatian di sini adalah ketika kondisi keagamaan dari anak-anak hasil pernikahan antaragama yang lebih cenderung mengedepankan kesalehan sosial dibandingkan kesalehan normatif dalam mengekspresikan sikap keberagamaannya.

Artikel ini juga tersedia dalam bahasa : English

Tinggalkan Balasan