Pendidikan Agama Berwawasan Pluralis

Judul: Pendidikan Agama Berwawasan Pluralis: Analisis Hubungan dan Pengaruh Pendidikan Agama terhadap Pandangan, Sikap, dan Perilaku Para Siswa Sekolah Menengah Umum di Denpasar Bali

Penulis: Jeny Elna Mahupale (CRCS, 2007)

Kata-kata Kunci: pendidikan agama, pluralisme, sikap, perilaku, dan pandangan siswa

Abstrak:


Tesis ini memuat tema Pendidikan Agama dan Pluralisme dalam konteks komunitas sekolah-sekolah di Denpasar yang dikaji melalui pendekatan ilmu pendidikan dan agama. Penelitian ini bertujuan: pertama, mendeskripsikan konteks dan model penyelenggaraan pendidikan agama, baik dalam konteks siswa yang homogen mupun heterogen. Kedua, mengetahui penyelenggaraan pendidikan agama yang berwawasan pluralis di sekolah-sekolah tersebut. Ketiga, mengetahui hubungan dan pengaruh penyelenggaraan pendidikan agama yang berwawasan pluralis terhadap sikap, perilaku dan pandangan siswa yang menghargai pentingnya nilai-nilai plural. Penulis berasumsi bahwa masyarakat sekolah dalam melaksanakan proses pendidikan telah memiliki kesadaran tentang kontekstualisasi wacana pendidikan agama yang berwawasan pluralis. Penulis beranggapan bahwa kesadaran masyarakat sekolah tersebut sangat dipengaruhi oleh kontekstualisasi wacana multikultural yang berkembang di dalam masyarakat sosial.

 

Penelitian ini dilakukan dengan dua cara: penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian pustaka dilakukan untuk menentukan kerangka teori dan untuk menganalisis data yang terkumpul. Penelitian lapangan ini dilakukan di sekolah-sekolah di Denpasar dengan fokus pada lima sekolah yaitu SMU Negeri 1 Denpasar (sekolah negeri), SMA Katholik Santo Yoseph (sekolah milik yayasan Katholik), SMU Dwijendra (sekolah dengan status disamakan dan berada di bawah naungan Yayasan Hindu), MAS Al-Ma’ruf (Madrasah swasta), SMU Taman Rama Mahatma Gandhi (sekolah swasta bertaraf internasional yang menganut prinsip dan ajaran Mahatma Gandhi). Penelitian lapangan pada kelima sekolah berguna untuk menyusuri proses penyelenggaraan pendidikan agama melalui interview, observasi, pengumpulan data kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan mendeskripsikan penyelenggaraan pendidikan agama di setiap sekolah serta analisis pengaruh dan hubungan antara pendidikan agama terhadap sikap, perilaku dan pandangan siswa yang pluralis.

 

Hasil analisis deskriptif memperlihatkan konteks sekolah yang multikultural, sedangkan hasil analisis pengaruh memperlihatkan bahwa penyelenggaraan kurikulum pendidikan agama tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sikap dan perilaku siswa yang menghargai nilai-nilai pluralis disebabkan karena faktor rendahnya kualitas penyelenggaraan pendidikan agama. Hasil analisis hubungan dengan crosstab uji chi square memperlihatkan bahwa pendidikan agama memiliki hubungan yang cukup erat terhadap upaya peningkatan sikap, perilaku, dan pandangan pluralis para siswa.

Artikel ini juga tersedia dalam bahasa : English

Tinggalkan Balasan