Oikonomia Sebagai Sebuah Model Pelayanan Gereja terhadap Permasalahan Lingkungan di Indonesia

Judul: OIKONOMIA SEBAGAI SEBUAH MODEL PELAYANAN GEREJA TERHADAP PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA

Penulis: Eliasar Timotius Chandra (CRCS, 2005)

Kata-kata kunci: oikonomia, pelayan Gereja, dan persoalan lingkungan hidup (ekologi).

Abstrak:

 

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan krisis ekologi dan bagaimana Gereja-gereja pada umumnya dan Gereja-gereja di Indonesia secara khusus telah merespon selama ini soal lingkungan hidup dan Oikonomia sebagai salah satu model pelayanan Gereja terhadap masalah lingkungan hidup.


Penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif, sebab selain merupakan penelitian kepustakaan tentang masalah ekologi dari sumber-sumber literatur yang ada yang berhubungan dengan subyek penelitian tetapi juga kuantitatif karena mengumpulkan data-data dari lapangan atas praktek gereja dengan orang Kristen terhadap masalah lingkungan hidup.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah lingkungan hidup atau krisis ekologi merupakan masalah serius umat manusia dewasa ini dan merupakan tanggungjawab bersama semua pihak. Manusia sebagai subyek dari pembangunan seringkali memanfaatkan sumber daya alam secara berlebihan sehingga menyebabkan krisis ekologi seperti: polusi udara, penggundulan hutan, pencemaran lingkungan, dan lain-lain.


Gereja sebagai salah satu lembaga agama turut bertanggungjawab untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Bersama dengan pemerintah dan lembaga-lembaga lain seperti lembaga agama, LSM, dan lain-lain.


Gereja-gereja di Indonesia secara khusus anggota Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) telah memberikan perhatian sebagai respons terhadap masalah lingkungan hidup (ekologi) di Indonesia dengan berbagai bentuk pelayanan dan oikonomia sebagai salah satu model pelayanan Gereja dianggap tepat untuk untuk memberikan jawaban atas masalah lingkungan hidup (ekologi) Pelayanan oikonomia sebagai model pelayanan gereja diharapkan dapat memberikan sumbangan positif bagi masalah lingkungan hidup (ekologi) dewasa ini.

Artikel ini juga tersedia dalam bahasa : English

Tinggalkan Balasan