• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • 2010
  • page. 12
Arsip:

2010

CRCS&ICRS Wednesday Forum: A MUSLIM VIEW OF INTER-CHRISTIAN DIALOGUE

Wednesday Forum News Thursday, 10 June 2010

Our topic discussion of Wednesday Forum this week is “A Muslim View of Inter-Christian Dialogue”, that will be articulated by the speaker, Mega Hidayati, M. A. We invite you to join this forum. Some information about the forum can be read as follows.

Date: Wednesday, 6 June 2009
Time: 12.30 pm – 2.30 pm (free lunch)
Venue: Room 306, UGM Graduate School Teknika Utara, Pogung
Speaker: MEGA HIDAYATI, M. A.

Abstract:

The diversity of religions and of Christianity in the world calls for respect and cooperation. Interreligious and intrareligious dialogues can be two of the paths to respond on this calling. Indeed, both kinds of dialogues are not easy especially related to conflicting truths as we can find in immense writings and experiences.

Pilgrimage or Paganism?

Wednesday Forum News Thursday, 10 June 2010

During the April 29, 2009 Wednesday Forum, Agus Tridiatno Yoachim, a first year ICRS-Yogya student, spoke about the Sacred Heart of Jesus Temple in Ganjuran, Bantul; a place where Catholic Christians go for pilgrimage. The place is teemed with water which is considered as a medium of God’s blessing to his people. The water flows from a wellspring. The pilgrims relate the water to their faith to Jesus Christ. Through the water, their hopes will be answered and their diseases will be healed too.

Tradisi Perkawinan dalam Kultur Yahudi

Berita Wednesday Forum Thursday, 10 June 2010

Tema diskusi yang diadakan oleh CRCS-ICRS dalalm Wednesday Forum pada 24 Maret 2010 adalah “Pengkultusan atau Subordinasi? Tradisi Perkawinan Yahudi dan Alternatifnya dalam Sastra Rabinik” dipresentasikan oleh Melanie Landau dari Centre for Jewish Civilisation di Monash University. Dr Siti Syamsiatun bertindak sebagai moderator. Pada forum kali ini lain dari biasanya karena menggunakan video conference yang dilakukan di Ruang Konferensi Fakultas Hukum, UGM.

Landau membahas unsur-unsur tradisional perkawinan Yahudi, yakni dua institusi penegak hukum untuk memodifikasi perkawinan Yahudi dan penafsiran terhadap untuk pernikahan tradisional. Ia juga memasukkan aspek untuk mendapatkan perempuan oleh laki-laki, seperti yang dijabarkan dalam teks-teks kuno para rabi di abad pertengahan.

Respons Masyarakat Marapu terhadap Alam dan Bencana

Berita Wednesday Forum Thursday, 10 June 2010

Dalam Wednesday Forum yang dihelat pada tanggal 10 Maret 2010, Jimmy Marcos Immanuel, mahasiswa CRCS, mempresentasikan sebagian hasil penelitian lapangannya yang bertema Marapu dan Bencana Alam di Sumba Timur. Meskipun jumlah pesertanya sedikit karena bersamaan dengan adanya workshop yang dihelat di lantai lima gedung sekolah pascasarjana di mana beberapa mahasiswa CRCS hadir, forum tetap berjalan dengan lancar.

Melalui tema “Merapu, Alam dan Bencana Alam, Jimmy mempresentasikan penelitiannya dalam tiga bagian. Pertama, dia menunjukkan lokasi Sumba dengan peta dan sejarah singkat lokasi. Kedua, dia menjelaskan sekilas pemandangan kehidupan masa lalu dan masa sekarang orang-orang Marapu dan tentang kosmologi orang-orang Marapu. Ketiga, dia mempresentasikan konsep dan perilaku orang-orang Marapu dengan penghormatannya terhadap masalah-masalah ekologi yang dibandingkan dengan kebijakan pemerintah dan definisi pada sarjana tentang bencana alam.

CRCS&ICRS Wednesday Forum: "Pengudusan Subordinasi: Pernikahan Tradisional Yahudi dan Alternatif-alternatif dalam Literatur Keimaman"

Berita Wednesday Forum Thursday, 10 June 2010

CRCS & ICRS WEDNESDAY FORUM MELALUI VIDEO CONFERENCE DENGAN MONASH UNIVERSITY.

Kami mengundang mahasiswa CRCS dan ICRS, fakultas dan rekan-rekan lainnya untuk berpartisipasi dalam CRCS & ICRS Wednesday Forum minggu ini. Forum kali ini akan berbentuk video conference dengan Monash University, dan akan menghadirkan Dr. Melanie Landau (Dosen, Australian Centre for Jewish Civilisation, Monash University) sebagai pembicara, yang akan berbicara tentang “Pengudusan Subordinasi: Pernikahan Tradisional Yahudi dan Alternatif-alternatif dalam Literatur-literatur Keimaman” Informasi mengenai forum ini dapat dibaca dibawah ini.

"Konflik dan Dialog antar-Iman di Tanah yang Dijanjikan"

Berita Wednesday Forum Thursday, 10 June 2010

Wednesday Forum yang diadakan pada tanggal 13 Maret, 2010, dipresentasikan oleh Mucha-Shim Q. Alquiza, seorang mahasiswi ICRS. Ia mendiskusikan tentang masyarakat di wilayah Filipina Selatan yang berkaitan dengan isu dialog lintas iman. Dalam forum kali ini Dian Maya Safitri, seorang mahasiswi CRCS menjadi moderator.

Judul yang dipilihnya adalah “From Mission to Transformation: Dialogic encounter of peoples of faith in the bleeding Promised Land.”? Alquiza mempresentasikan hasil penelitiannya dalam tiga bagian. Pertama, ia menunjukkan metodologi yang digunakannya dalam penelitiannya, dengan pendekatan teori kuasa pengetahuan Foucault dan sistem pemerintahan. Kedua, ia mengajak para audiens membahas wilayah Filipina Selatan dengan bantuan peta yang menunjukkan di mana orang-orang Moro berada dan tanah-tanah mereka yang ditempati oleh Negara pada saat ini. Alquiza juga membahas sejarah orang-orang Moro dan populasi mereka sejak adanya sensus pertama kali pada tahun 2000 dan menunjukkan turunnya angka populasi mereka. Pada bagian ketiga, Alquiza mempresentasikan sejarah dialog antar iman dalam pertemuan antara orang-orang di Mindanao dan Sulu.

1…1011121314…29

Instagram

crcs_ugm

Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari apa di internet?

Banyak anak muda hari ini menemukan ketenangan, nasihat, bahkan jawaban atas kegelisahan melalui media sosial, konten keagamaan, akun kesehatan mental, hingga AI chatbot. Namun, bagaimana sebenarnya pengalaman itu terjadi?
Kami sedang melakukan penelitian untuk memahami bagaimana generasi muda usia 10–24 tahun mencari informasi keagamaan maupun kesehatan mental saat menghadapi masa-masa sulit.
Jika kamu merasa topik ini dekat dengan pengalamanmu, kami mengundangmu menjadi responden.
Partisipasi bersifat sukarela dan seluruh jawaban dijaga kerahasiaannya.
Kamu bisa langsung kirim DM jawabanmu atau mau tanya-tanya dulu juga boleh.

Kami tunggu ya.
Katanja koeliah S2 itoe mahal? Eitss , djangan s Katanja  koeliah S2 itoe mahal? 
Eitss , djangan salah
Bersama keempat mahasiswa angkatan 2025, kita akan ngobrolin djoeroes-djoeroes djitoe mendapatkan beasiswa di CRCS UGM

Begitoe?
Before petroleum fueled the world, it fractured th Before petroleum fueled the world, it fractured the archipelago

The raise of the colonial petroleum industry in the Dutch East Indies was also the emergence of new spatial inequalities. Outer Java was not merely discovered as a resource zone. It was politically produced as an extractive territory through imperial concessions, colonial state-building, and global struggles over resource control.

Join us in this presentation on capitalism, oil, and the colonial fractures that continue to haunt the geography of modern Indonesia. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
M B G Satu kotak makan berisi nasi putih pulen seb M B G
Satu kotak makan berisi nasi putih pulen sebagai sumber karbohidrat utama, dimasak dari beras medium pilihan, air, sedikit garam, dan beberapa tetes minyak agar tidak cepat basi. Di sampingnya terdapat ayam semur kecap, dibuat dari potongan daging ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, daun salam, lengkuas, garam, dan sedikit gula sehingga memberi asupan protein hewani yang cukup untuk pertumbuhan. Sebagai pendamping lauk utama, disediakan tempe orek manis gurih dari tempe iris tipis, bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan gula merah. Tempe ini berfungsi menambah protein nabati sekaligus membuat kotak makan tampak lebih penuh, sebab protein memang sering lebih meyakinkan bila hadir rangkap dua. Untuk unsur sayuran, ada tumis wortel dan buncis yang dimasak dari wortel segar, buncis, sedikit kol, bawang putih, garam, merica, dan minyak sayur. Warna oranye-hijau pada sayur ini penting: bukan hanya untuk vitamin A dan serat, tetapi juga agar foto dokumentasi tidak terlihat terlalu pucat.Sebagai pelengkap vitamin alami, satu buah pisang atau sepotong pepaya matang diletakkan di sudut kotak. Buah dipilih yang murah, tahan banting, tidak gampang memar, dan cukup fotogenik ketika dibagikan massal. Terakhir, ditambahkan susu UHT kotak kecil berbahan susu sapi, gula, dan fortifikasi vitamin, atau kadang telur rebus utuh sebagai penutup protein tambahan.

Berbuih-buih seperti pelaksanaannya ...
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY