• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Laporan Tahunan

Laporan Tahunan

  • 27 January 2015, 09.58
  • Oleh: ardhy_setyo
  • 0

Sejak tahun 2008 Program Studi Agama dan Lintas Budaya (Center for Religious and Cross-cultural Studies/CRCS), Sekolah Pascasarjana, UGM telah menerbitkan laporan tahunan kehidupan beragama di Indonesia setiap tahunnya. Laporan-laporan tersebut mengkaji beberapa masalah utama dalam kehidupan beragama di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan keragaman agama oleh negara maupun masyarakat. Penyusunan laporan CRCS ini bertujuan untuk mendokumentasikan apa yang kami pertimbangkan sebagai peristiwa-peristiwa penting kehidupan beragama di Indonesia. Untuk keperluan ini CRCS mengembangkan Resource Center (pusat data) yang bertugas menghimpun informasi mengenai kejadian-kejadian yang terkait dengan hubungan antar agama yang terekam dalam media-media di Indonesia. Data kejadian ini dilengkapi dengan riset-riset mendalam terhadap kasus-kasus tertentu yang signifikan dalam hubungan antar agama di Indonesia.

Hasil dari kedua jenis riset ini diterbitkan dalam bentuk Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia dan serial monograf praktik-praktik pengelolaan keragaman. Dari dokumentasi rutin tersebut diharapkan ada pengetahuan yang memadai mengenai perkembangan kehidupan beragama di negeri ini. Sejak laporan yang pertama (2008), hingga kelima (2012) beberapa isu yang menjadi fokus adalah agama dan kebijakan publik, hubungan antar agama maupun intrakomunitas agama, rumah ibadah, isu penodaan agama, konflik dan kekerasan menyangkut masalah-masalah keagamaan, maupun agama dalam pemilihan umum. Selain analisis, laporan-laporan tersebut mengajukan rekomendasi untuk para pemangku kepentingan terkait.

Sejak tahun 2013 Laporan Tahunan tidak lagi memfokuskan pada isu-isu berulang yang telah ditulis di laporan-laporan sebelumnya, namun lebih fokus pada isu-isu yang dianggap penting dalam pengelolaan keragaman di Indoinesia. Isu ini kemudian dikaji secara mendalam dan diterbitkan dalam bentuk "Serial Laporan Kehidupan Beragama di Indonesia." Setidaknya sudah terbit dua laporan dari Serial Laporan Tahunan ini, yaitu "Politik Pendidikan Agama: Kurikulum 2013 dan Ruang Publik Sekolah" (2014), dan "Politik Lokal dan konflik Keagamaan" (2015). 

Mulai tahun 2017, Laporan Tahunan mengambil wajah baru, yakni lebih fokus pada tema spesifik yang penting tetapi belum terlalu banyak dibahas. Laporan Tahunan model baru ini dibuat lebih ringkas dan direncanakan terbit tiga kali dalam setahun.

Countering Radicalization and Terrorism in Indonesian Governance of Religion

Regulations and policies are important subjects of analysis, and within the context of Indonesia (and other countries), they are among the main subjects with which to engage when dealing with religious and cultural issues such as marginalization, discrimination, and persecution. This report examines specifically how the state governs religions and the religious lives of people. It specifically focuses on regulations and policies on counterterrorism and tolerance.

Download 

Membatasi Tidak Melindungi: Analisis Sosio-Legal SKB 3 Menteri No. 3/2008 dan Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 12/2011 tentang Ahmadiyah

Laporan ini merupakan uraian singkat mengenai permasalahan yang timbul akibat adanya pengaturan diskriminatif terhadap Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), khususnya Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 3 Tahun 2008 tentang Peringatan dan Perintah Kepada Penganut, Anggota, dan/atau Anggota Pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan Warga Masyarakat dan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2011 tentang Larangan Kegiatan Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Jawa Barat.

Download

Pembatasan Hak Beragama di Masa Wabah Covid-19 (Juni 2020)

Wabah Covid-19 berdampak pada banyak sektor kehidupan, termasuk kehidupan keagamaan. Khusus di Indonesia, tidak sedikit peraturan pemerintah yang secara khusus terkait dengan agama. Lembaga-lembaga keagamaan juga aktif merespons. CRCS, ICRS, dan YLBHI berkolaborasi melakukan penelitian mengenai pembatasan kebebasan beragama atau berkeyakinan di masa wabah Covid-19.

Download

Merangkul Penghayat Kepercayaan melalui Advokasi Inklusi Sosial (Juli 2019)

Laporan ini membahas praktik advokasi—yang mencakup perspektif, metode, dan strategi—bagi penghayat kepercayaan. Di samping menguraikan model dan capaian advokasi terhadap komunitas penghayat dalam sejarah, laporan ini juga memaparkan advokasi inklusi sosial apa saja yang bisa diupayakan khususnya pasca-Putusan MK 2017 terhadap UU Adminduk 2006.

Download

Pemilu dan Jalan Non-Kekerasan Para Jihadis (April 2019)

Terorisme dan ekstremisme selama ini lebih banyak dilihat melalui kajian keamanan. Laporan ini, diterbitkan atas kerja sama CRCS dan PUSAD Paramadina, belajar dari pengalaman di Poso dan Bima, dan menunjukkan bahwa pemilu 2019 berhasil menyediakan saluran non-kekerasan terhadap aspirasi politik mantan pelaku terorisme.

Download

Polemik Tafsir Pancasila (Jan 2018)

Laporan ini mengajukan pandangan tentang kemultitafsiran Pancasila, yang selalu menjadi subjek kontestasi antarkelompok, dan bahwa tafsir yang dominan dan tingkat keberterimaannya erat terkait dengan diskursus politik/agama dalam periode dan konteks tertentu.

Download

Kerukunan dan Penodaan Agama: Alternatif Penanganan Masalah (Des 2017)

Beberapa pihak berpendapat bahwa legislasi untuk mencegah "penodaan agama" perlu untuk menjaga kerukunan beragama. Laporan ini hendak menunjukkan bahwa dampak legislasi itu justru tidak mendukung penciptaan kerukunan, sementara ada cara lain untuk mengatasi “penodaan agama”.

Download

Kebebasan Akademik dan Ancaman yang Meningkat (Juli 2017)

Laporan ini membahas kasus-kasus pembatasan kebebasan akademik di perguruan tinggi akibat tekanan yang sebagian besar dilakukan kelompok vigilantisme keagamaan. Laporan ini menguraikan kasus-kasus itu dalam konteks mencairnya batas-batas wilayah akademik di perguruan tinggi pascareformasi.

Download

Politik Pendidikan Agama: Kurikulum 2013 dan Ruang Publik Sekolah (Sept 2014)

Ada tiga bahasan utama dalam Laporan ini. Pertama, dinamika sejarah pendidikan agama, kajian ideologi pendidikan agama dalam tujuan pendidikan nasional, dan posisi agama sebagai identifikasi siswa. Kedua, kurikulum pendidikan agama dalam kurikulum 2013. Ketiga, agama dalam ruang publik sekolah.

Download

Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2012

Laporan ini adalah bagian dari upaya CRCS untuk memberikan pemahaman mengenai peta permasalahan terkait kehidupan beragama, beberapa karakternya, dan peluang-peluang atau cara-cara konstruktif untuk menanggapinya. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa sesungguhnya selama 15 tahun terakhir ini, ada beberapa jenis isu utama yang muncul secara konsisten. Misalnya, sementara kekerasan komunal berskala besar cenderung menurun secara tajam, kekerasan-kekerasan sporadis terkait “penodaan agama” atau isu pembangunan rumah ibadah tampak makin intens.

Download

Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2011

Laporan ini menginvestigasi berbagai macam isu besar terkait dengan kehidupan beragama di Indonesia, terutama mengenai peran negara dan masyarakat dalam penanganan keragaman dan perbedaan cara dalam beragama.

Download

Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2010

Download

Annual Report on Religious Life in Indonesia 2009

Download

Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2009

Download

Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2008

Download

Instagram

crcs_ugm

Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari apa di internet?

Banyak anak muda hari ini menemukan ketenangan, nasihat, bahkan jawaban atas kegelisahan melalui media sosial, konten keagamaan, akun kesehatan mental, hingga AI chatbot. Namun, bagaimana sebenarnya pengalaman itu terjadi?
Kami sedang melakukan penelitian untuk memahami bagaimana generasi muda usia 10–24 tahun mencari informasi keagamaan maupun kesehatan mental saat menghadapi masa-masa sulit.
Jika kamu merasa topik ini dekat dengan pengalamanmu, kami mengundangmu menjadi responden.
Partisipasi bersifat sukarela dan seluruh jawaban dijaga kerahasiaannya.
Kamu bisa langsung kirim DM jawabanmu atau mau tanya-tanya dulu juga boleh.

Kami tunggu ya.
Katanja koeliah S2 itoe mahal? Eitss , djangan s Katanja  koeliah S2 itoe mahal? 
Eitss , djangan salah
Bersama keempat mahasiswa angkatan 2025, kita akan ngobrolin djoeroes-djoeroes djitoe mendapatkan beasiswa di CRCS UGM

Begitoe?
Before petroleum fueled the world, it fractured th Before petroleum fueled the world, it fractured the archipelago

The raise of the colonial petroleum industry in the Dutch East Indies was also the emergence of new spatial inequalities. Outer Java was not merely discovered as a resource zone. It was politically produced as an extractive territory through imperial concessions, colonial state-building, and global struggles over resource control.

Join us in this presentation on capitalism, oil, and the colonial fractures that continue to haunt the geography of modern Indonesia. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
M B G Satu kotak makan berisi nasi putih pulen seb M B G
Satu kotak makan berisi nasi putih pulen sebagai sumber karbohidrat utama, dimasak dari beras medium pilihan, air, sedikit garam, dan beberapa tetes minyak agar tidak cepat basi. Di sampingnya terdapat ayam semur kecap, dibuat dari potongan daging ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, daun salam, lengkuas, garam, dan sedikit gula sehingga memberi asupan protein hewani yang cukup untuk pertumbuhan. Sebagai pendamping lauk utama, disediakan tempe orek manis gurih dari tempe iris tipis, bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan gula merah. Tempe ini berfungsi menambah protein nabati sekaligus membuat kotak makan tampak lebih penuh, sebab protein memang sering lebih meyakinkan bila hadir rangkap dua. Untuk unsur sayuran, ada tumis wortel dan buncis yang dimasak dari wortel segar, buncis, sedikit kol, bawang putih, garam, merica, dan minyak sayur. Warna oranye-hijau pada sayur ini penting: bukan hanya untuk vitamin A dan serat, tetapi juga agar foto dokumentasi tidak terlihat terlalu pucat.Sebagai pelengkap vitamin alami, satu buah pisang atau sepotong pepaya matang diletakkan di sudut kotak. Buah dipilih yang murah, tahan banting, tidak gampang memar, dan cukup fotogenik ketika dibagikan massal. Terakhir, ditambahkan susu UHT kotak kecil berbahan susu sapi, gula, dan fortifikasi vitamin, atau kadang telur rebus utuh sebagai penutup protein tambahan.

Berbuih-buih seperti pelaksanaannya ...
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY