• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Dr. Bernard Adeney-Risakotta

Dr. Bernard Adeney-Risakotta

  • 24 February 2015, 01.11
  • Oleh: ardhy_setyo
  • 0

799pak bernieE-Mail : baryogya[at]gmail.com

Ethics and Social Science in the same institution. He received his bachelor degree in Asian Studies and English Literature from the University of Wisconsin, Madison, USA, while his master degree was obtained from the University of London, England, in Social Ethics and Asian Religions. Prof. Dr. Bernard T. Adeney-Risakotta’s doctoral degree was earned from the Graduate Theological Union at the University of California, Berkeley, in Religion and Society, Social Ethics and Political Science. His academic interests are mainly in Ethics, politics, society, and religious studies.
Some of Prof. Dr. Bernard T. Adenay-Risakotta’s writings are:

  • Modernitas, Agama dan Budaya Nenek Moyang di Indonesia (Modernity, Religion and Culture in Indonesia) (mss. in preparation)
  • Etika Sosial Lintas Budaya (Cross Cultural Social Ethics) (Yogyakarta: Kanisius, 2000)
  • Strange Virtues: Ethics in a Multicultural World (Downers Grove: InterVarsity Press, 1995)
  • Just War, Political Realism & Faith (Metuchen, NJ: Scarecrow Press, American Theological Library Association Monograph 24, 1988)
  • Globalization and Religion in Indonesia” in Globalization and Religion: Friend or Foes? (Yogyakarta: CRCS, UGM, awaiting publication)
  • “Ambivalensi Teknologi” in Ilmu, Etika dan Agama (Yogyakarta: Mizan/CRCS, 2006)
  • “Teologi Bencana –Pendahuluan” in Teologi Bencana – Pergumulan Iman dalam Konteks Bencana Alam dan Bencana Sosial“, (Makassar: Oase Intim, Juli 2006)
  • “Globalization, Religion and Fundamentalism” (Huissen, Netherlands: Globalethics.net, August 27-30 2006, internet publication)
  • “Power from Below: Deconstructing the Dominant Paradigm”, in Asian Journal of Social Science, Vol. 33.1, March 2005.
  • “Indonesian Reflections on the Paradigm of Power”, in The Modern Prince and the Modern Rishi: Rethinking Power and
  • Freedom, edited by Ananta Kumar Giri (Madras: Sage Publishers)

Instagram

crcs_ugm

Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari apa di internet?

Banyak anak muda hari ini menemukan ketenangan, nasihat, bahkan jawaban atas kegelisahan melalui media sosial, konten keagamaan, akun kesehatan mental, hingga AI chatbot. Namun, bagaimana sebenarnya pengalaman itu terjadi?
Kami sedang melakukan penelitian untuk memahami bagaimana generasi muda usia 10–24 tahun mencari informasi keagamaan maupun kesehatan mental saat menghadapi masa-masa sulit.
Jika kamu merasa topik ini dekat dengan pengalamanmu, kami mengundangmu menjadi responden.
Partisipasi bersifat sukarela dan seluruh jawaban dijaga kerahasiaannya.
Kamu bisa langsung kirim DM jawabanmu atau mau tanya-tanya dulu juga boleh.

Kami tunggu ya.
Katanja koeliah S2 itoe mahal? Eitss , djangan s Katanja  koeliah S2 itoe mahal? 
Eitss , djangan salah
Bersama keempat mahasiswa angkatan 2025, kita akan ngobrolin djoeroes-djoeroes djitoe mendapatkan beasiswa di CRCS UGM

Begitoe?
Before petroleum fueled the world, it fractured th Before petroleum fueled the world, it fractured the archipelago

The raise of the colonial petroleum industry in the Dutch East Indies was also the emergence of new spatial inequalities. Outer Java was not merely discovered as a resource zone. It was politically produced as an extractive territory through imperial concessions, colonial state-building, and global struggles over resource control.

Join us in this presentation on capitalism, oil, and the colonial fractures that continue to haunt the geography of modern Indonesia. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
M B G Satu kotak makan berisi nasi putih pulen seb M B G
Satu kotak makan berisi nasi putih pulen sebagai sumber karbohidrat utama, dimasak dari beras medium pilihan, air, sedikit garam, dan beberapa tetes minyak agar tidak cepat basi. Di sampingnya terdapat ayam semur kecap, dibuat dari potongan daging ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, daun salam, lengkuas, garam, dan sedikit gula sehingga memberi asupan protein hewani yang cukup untuk pertumbuhan. Sebagai pendamping lauk utama, disediakan tempe orek manis gurih dari tempe iris tipis, bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan gula merah. Tempe ini berfungsi menambah protein nabati sekaligus membuat kotak makan tampak lebih penuh, sebab protein memang sering lebih meyakinkan bila hadir rangkap dua. Untuk unsur sayuran, ada tumis wortel dan buncis yang dimasak dari wortel segar, buncis, sedikit kol, bawang putih, garam, merica, dan minyak sayur. Warna oranye-hijau pada sayur ini penting: bukan hanya untuk vitamin A dan serat, tetapi juga agar foto dokumentasi tidak terlihat terlalu pucat.Sebagai pelengkap vitamin alami, satu buah pisang atau sepotong pepaya matang diletakkan di sudut kotak. Buah dipilih yang murah, tahan banting, tidak gampang memar, dan cukup fotogenik ketika dibagikan massal. Terakhir, ditambahkan susu UHT kotak kecil berbahan susu sapi, gula, dan fortifikasi vitamin, atau kadang telur rebus utuh sebagai penutup protein tambahan.

Berbuih-buih seperti pelaksanaannya ...
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY