• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Artikel
  • Dakwah di Tengah Kebhinnekaan

Dakwah di Tengah Kebhinnekaan

  • Artikel
  • 5 April 2011, 00.00
  • Oleh:
  • 0

Oleh:

Ahmad Syarif H (Mahasiswa CRCS Angakatan 2010)

 

Dakwah sebagai salah satu alat untuk menyebarluaskan ajaran-ajaran sebuah agama memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan keharmonisan, kedamaian dan ketentraman di tengah-tengah masyarakat. Sebagai sebuah instrument yang bertujuan menyampaikan ajaran-ajaran agama kepada masyarakat awam, tidak jarang oleh para juru dakwah (dai, missionaries, dll) hal ini dijadikan sebagai alat untuk memprovokasi masyarakat untuk melakukan hal-hal anarkis sebagai buah dari materi-materi dakwah (proselytizing) yang intolerant dan eksklusif. Sehingga tidak sedikit kasus kekerasan yang terjadi di tengah masyarakat berawal dari proses dakwah seperti ini.

 

Dalam tulisan ini, dakwah sebagai salah satu bagian dari ajaran agama sudah saatnya ikut andil dalam menciptakan suasana kondusif dalam sebuah masyarakat yang pluralis. Untuk mewujudkan hal tersebut, unsur-unsur dakwah, seperti para juru dakwah dan materi yang akan disampaikan tidak hanya berorientasi dan atau diorientasikan untuk meningkatkan keimanan kepada Tuhan (eksklusif), tetapi yang paling penting adalah bagaimana dia dan materi-materi yang disampaikan bisa membimbing serta mengarahkan masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai universal dan humanis yang dimiliki oleh setiap agama sehingga masyarakat bisa menyadari bahwa perbedaan yang ada bukan untuk dipersamakan tetapi diberdayakan.

 

Baca selengkapnya:

  • http://bangka.tribunnews.com/2011/03/25/dakwah-di-tengah-kebhinekaan
  • https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/73/65ahmad%20syarif%202.pdf

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Instagram

yuk, pendaftaran sudah dibuka ... cek syarat-syara yuk, pendaftaran sudah dibuka ...
cek syarat-syaratnya ...
jika ada yang mau tanya-tanya,
langsung meluncur ke kolom komentar ya ...
K U D A A P I Kehidupan kadang hadir seperti kuda K U D A  A P I
Kehidupan kadang hadir seperti kuda, ia tak benar-benar bisa ditambatkan. Hidup terus bergerak bukan karena sebuah kepastian, melainkan untuk menolak padam meskipun tak tahu ke mana yang akan dituju. Ke mana pun tujuanmu di tahun ini,  semoga barakah selalu menyala dalam bara.

xin nian kuaile, gongxi facai
Why has democracy declined in Tunisia and Turkey, Why has democracy declined in Tunisia and Turkey, yet remained resilient in Indonesia?
Do Muslim mass organizations, elite consensus, and the negotiated relationship between religion and citizenship hold the key? Or are there deeper structural forces at play?
Join us and be part of the conversation. Let’s rethink what sustains (or undermines?) democracy in muslim-majority societies.

Come and join new round of  #wednesdayforum 2026 discussion at UGM Graduate School building, 3rd floor.  We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
Eitsss... Jangan cuma tau tentang CRCS doang. Tapi Eitsss...
Jangan cuma tau tentang CRCS doang.
Tapi... mari bergabung bersama kami untuk menjadi bagian dari Adil, Setara, dan Selaras 🤗

#crcsugm #universitasgadjahmada #fyp #maujadiapa? #postgraduate
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY