• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Book Review
  • Mengelola Keragaman dan Kebebasan Beragama : Refleksi Atas Beberapa Pendekatan Advokasi

Mengelola Keragaman dan Kebebasan Beragama : Refleksi Atas Beberapa Pendekatan Advokasi

  • Book Review
  • 7 December 2015, 14.30
  • Oleh:
  • 0

Masa lima belasMengelola Keragaman dan kebebasan beragama - Refleksi tahun terakhir ini, sejak Reformasi 1998, telah muncul beragam ketegangan, konflik, bahkan kekerasan terkait isu-isu keagamaan. Buku ini adalah Buku Kedua dalam serial mengenai advokasi untuk pluralisme dan kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia. Buku Pertama merupakan upaya pemetaan masalah dan advokasi, termasuk konteks historis dan teoritisnya. Buku kedua ini melakukan analisis terhadap beragam jenis konflik terkait keragaman itu, dan bagaimana konflik itu ditangani dan diadvokasi. Secara lebih khusus para penulisnya membahas perbedaan dan ketegangan antara pendekatan berbasis-hak dan pendekatan berbasis-kepentingannya, yang berpengaruh pada paradigma advokasi lembaga-lembaga swadaya masyarakat.

Penyunting : Zainal Abidin Bagir
Penulis : Samsu Rizal Panggabean, Mohammad Miqdad, Asfinawati, Ram Kakarala
Penerbit : CRCS-UGM
Tahun : 2014
Halaman : viii + 106 Halaman
ISBN : 978-602-17781-6-6
[wpdm_package id=’4872′]

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Instagram

Ke Tamansari membawa teman Jangan lupa membeli tik Ke Tamansari membawa teman
Jangan lupa membeli tiket masuknya 
Kalau tertarik belajar isu keberagaman 
CRCS UGM jawabannya 😎

Jangan lupa follow TikTok CRCS juga yaa 😉

#crcsugm #admissionopen #adil #setara #selaras
satu dua tiga empat lima enam tujuh delapan segera satu dua tiga empat
lima enam tujuh delapan
segera daftar ayo cepat
crcs buka pendaftaran
A S (E L A) M A T Konon, Asmat berasal dari kata " A S (E L A) M A T
Konon, Asmat berasal dari kata "As Akat" dalam bahasa setempat yang berarti 'orang yang tepat'. Entah kebetulan atau ada akar bahasa turunan, kata "ismat" (عِصْمَة) dalam bahasa Arab artinya perlindungan dan kerap merujuk pada salah satu sifat manusia terpilih. Hompimpa etimologis tersebut menyiratkan bahwa keselamatan sudah menubuh dalam masyarakat adat Asmat. Namun, keselamatan rupanya punya banyak versi dan tidak selalu bersepakat, bahkan saling meniadakan. Apa pun versinya, keselamatan tak boleh menjadi alasan untuk menghapus memori, apalagi eksistensi. Keselamatan seharusnya membuka ruang baru untuk saling memahami.

Simak ulasan @yunus_djabumona tentang Asmat dan keselamatan hanya di situs web crcs.
keluarga bukan soal kepemilikan, melainkan keberpi keluarga bukan soal kepemilikan, melainkan keberpihakan
damai bahagia untuk sesama dan semesta
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY