• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Tesis
  • Studi Kasus Model Dialog Antaragama di Pesantren Al Muayyad Windan, Solo

Studi Kasus Model Dialog Antaragama di Pesantren Al Muayyad Windan, Solo

  • Tesis
  • 15 June 2011, 00.00
  • Oleh:
  • 0

Judul: Studi Kasus Model Dialog Antaragama di Pesantren Al Muayyad Windan, Solo 

Penulis: Muhammad Ishom (CRCS, 2006)

Kata-kata Kunci: pesantren – dialog antaragama – perdamaian

Abtrak:


Pesantren Al Muayyad Windan (PMW) terletak di desa Windan Kelurahan Makamhaji – Kartosuro Kabupaten Sukoharjo. Pesantren ini lebih dikenal berada di Solo karena jaraknya hanya 3 km dari kota tersebut, di samping karena memang aktivitas-aktivitasnya memiliki dampak yang lebih besar terhadap situasi kota Solo dari pada kota Sukoharjo yang jaraknya 17 km dari pesantren tersebut. Pesantren ini sejak tahun 1998, atau beberapa saat setelah terjadi Kerusuhan Mei, memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian kota Solo melalui aktivitas-aktivitas dialog antaragama. Dialog ini sangat penting karena kota Solo memiliki potensi konflik yang besar antara suku Jawa dan Cina dan ketegangan antarumat beragama antara kelompok Muslim garis keras dengan kelompok Kristen garis keras sejak tumbangnya Orde Baru pada tahun 1998. Adalah Kiai Dian Nafi’, pimpinan pesantren ini, yang menjadi salah satu tokoh penting dalam dialog antaragama di Solo dalam rangka menciptakan perdamaian bersama. Keterlibatan PMW dalam dialog antaragama menjadi sangat penting untuk menjawab stigma bahwa pesantren adalah sarang teroris.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan apa latar belakang pemikiran dialog antaragama yang dilakukan PMW; dan model-model dialog apa saja yang diterapkannya dalam berinteraksi dengan kelompok-kelompok dari agama lain. Untuk menjawab pertanyaan tersebut dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan teologis dengan kerangka teoritik teori theologies of religions sebagaimana dikemukakan oleh Paul F. Knitter. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi terhadap dokumen PMW yang berkaitan dengan aktivitas-aktivitas dialog antaragama, studi kepustakaan terhadap fiqih lintasagama, wawancara terhadap Kiai Dian Nafi, santri-santri, dan tokoh-tokoh lintas agama baik yang terlibat dalam dialog antaragama maupun tidak. Juga diwawancarai tokoh-tokoh Muslim lain dari Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, dan MUI Solo.

 

Hasil penelitian ini adalah: pertama, latar belakang pemikiran dialog antaragama yang dilakukan PMW adalah (1) alasan teologis, yakni: Quran, 29:46, 3:84 dan 49:13, (2) alasan sosiologis, yakni: pluralsime agama, kebutuhan untuk saling berkomunikasi dan saling pengertian, dan (3) alasan pribadi, yakni komitmen pribadi Kiai Dian Nafi untuk memiliki sikap toleransi aktif dan tanggung jawab kepada umat agama lain. Kedua, model-model dialog antaragama yang diterapkan PMW adalah (1) replacement model, (2) fulfillment model, (3) mutuality model, dan (4) acceptance model. Kedua, penelitian ini membuktikan bahwa model-model dialog antaragama dengan perspektif Kristen sebagaimana dikemukakan Paul F. Knitter dapat juga digunakan untuk menganalisis sikap orang-orang Islam terhadap agama lain, terutama agama Kristen.

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Instagram

vasudaiva kutubakam selamat menghayati catur brat vasudaiva kutubakam

selamat menghayati catur brata nyepi
SUAR(U)A(NG) Di antara gema takbir dan sunyi nyepi SUAR(U)A(NG)
Di antara gema takbir dan sunyi nyepi, kita belajar satu hal yang jarang diakui: yang sakral tidak selalu saling memahami. Di titik itu, iman tidak hanya soal percaya, tetapi juga soal berbagi ruang. Rahajeng lailatul nyepi.
NYALI Nyali kerap dipahami sebagai sesuatu yang me NYALI
Nyali kerap dipahami sebagai sesuatu yang meledak-ledak. Seolah ia hadir dalam bentuk teriakan, gebrakan meja, atau keberanian untuk menantang secara dramatis. Padahal, nyali justru seringkali bersembunyi di tempat yang sunyi, pada sebuah jeda yang membuat seseorang terus berjalan dalam iman dan keadilan. Seperti para pemuka agama yang ditukil dan didongengkan oleh @nf_nuzula , Melalui sosok-sosok tersebut, nyali menemukan bentuknya yang hakiki: keberpihakan. Nyali merekalah yang membuat nyala agama tetap ada di hati rakyat dan mereka yang tertindas.
M E R A H Merah itu mencolok, laiknya luka yang ta M E R A H
Merah itu mencolok, laiknya luka yang tak sempat disembunyikan. Salib-salib merah suku Awyu berdiri di tanah yang hendak dirampas. Ia menjadi tanda bahwa ada yang sedang dipertahankan, sekaligus yang perlahan coba dihilangkan. Merah bukan sekadar warna iman. Ia berubah menjadi bahasa tentang kehilangan, tentang klaim atas ruang, dan tentang ingatan yang menolak dihapus diam-diam. 
Simak ulasan @tropicalboi tentang perlawanan masyarakat adat Awyu melalui kreativitas beragama, hanya di situs web crcs.
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY