• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Pos oleh
  • page. 184
Pos oleh :

A new Christian response to the Islamic witness to Jesus the Son of Mary

Wednesday Forum News Friday, 23 November 2007

The sixth edition of CFAC (CRCS Friday Afternoon Forum) will be held on Wednesday, November 23, 2007, at 15:30-17:00, in Graduate School Building, third floor, room 306, Gadjah Mada University. The key speaker will be Prof. Simon Rae. The theme in the discussion will be “A new Christian response to the Islamic witness to Jesus the Son of Mary”. Below is the abstract which will be presented in discussion.

Two recent publications have raised again for Christian theology questions about the status and significance of Muslim testimony to the life and ministry of Jesus. In the past this alternative witness has generally been either rejected or ignored by Christian scholars, although some scholars from both religious communities have attempted to clarify some of the issues involved.

CFAF: A new Christian response to the Islamic witness to Jesus the Son of Mary

Wednesday Forum News Friday, 23 November 2007

The sixth edition of CFAC (CRCS Friday Afternoon Forum) will be held on Wednesday, November 23, 2007, at 15:30-17:00, in Graduate School Building, third floor, room 306, Gadjah Mada University. The key speaker will be Prof. Simon Rae. The theme in the discussion will be “A new Christian response to the Islamic witness to Jesus the Son of Mary”. Below is the abstract which will be presented in discussion.

Two recent publications have raised again for Christian theology questions about the status and significance of Muslim testimony to the life and ministry of Jesus. In the past this alternative witness has generally been either rejected or ignored by Christian scholars, although some scholars from both religious communities have attempted to clarify some of the issues involved.

Suatu Respon Baru Umat Kristen terhadap Kesaksian Islam atas Jesus, Anak Maria

Berita Wednesday Forum Friday, 23 November 2007

Edisi Keenam dari Forum Jumat Sore CRCS akan dilaksanakan hari Rabu, tanggal 23 November 2007, Jam 15:30-17:00. Diskusi akan dilaksanakan di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, Lantai 3, Ruang 306. Pembicara dalam diskusi ini adalah Prof. Simon Rae. Tema yang akan diangkat dalam diskusi adalah ?Suatu Respon Baru Umat Kristen terhadap Kesaksian Islam atas Jesus, Anak Maria?. Dibawah ini merupakan abstract dari tema yang akan dipresentasikan.

Dua publikasi terkini yang telah menjadi topic hangat bagi pertanyaan theology Kristen, yaitu tentang status dan signifikansi pengakuan Muslim atas kehidupan Jesus. Pada masa lalu, kesaksian alternative ini secara umum ditolak atau diabaikan oleh sarjana Kristen, walaupun beberapaa sarjana dari kedua komunitas telah berusaha untuk mengklarifikasi beberapa isu yang termasuk di dalamnya.

New Development of Gender within Religious Studies

Wednesday Forum News Tuesday, 6 November 2007

The fifth edition of CFAF (CRCS Friday Afternoon Forum) will be held on Wednesday, November 7, 2007, at 15:30-17:00, in Graduate School Building, third floor, room 306, Gadjah Mada University. The key speaker in the discussion will be Christine Gudorf. The theme in the discussion will be ?New Development of Gender within Religious Studies?.

Christine Gudorf taught Religion and Gender at CRCS in 2002-2003. She played significant role in the early academic development of CRCS. Her class has inspired many CRCS?s students to produce good papers around the topic of religion and gender. She has been also very supportive in facilitating many CRCS?s students to continue studies in the US. Now, Dr. Gudorf is coming back to CRCS to give updates on new development in religion and gender studies.

CFAF: New Development of Gender within Religious Studies

Wednesday Forum News Tuesday, 6 November 2007

The fifth edition of CFAF (CRCS Friday Afternoon Forum) will be held on Wednesday, November 7, 2007, at 15:30-17:00, in Graduate School Building, third floor, room 306, Gadjah Mada University. The key speaker in the discussion will be Christine Gudorf. The theme in the discussion will be

Perkembangan Baru Gender dalam Studi-studi Agama

Berita Wednesday Forum Tuesday, 6 November 2007

Edisi kelima FJSC (Forum Jumat Sore CRCS) akan diselenggarakan pada hari Rabu, 7 November 2007, jam 15:30-17:00, di Gedung Sekolah Pascasarjana, lantai 3, ruang 306, Unversitas Gadjah Mada. Pembicara yang akan hadir dalam diskusi ini adalah Christine Gudorf . Tema yang akan diangkat dalam diskusi tentang ?New Development of Gender within Religious Studies.?

Beliau memainkan peranan yang sangat signifikan pada awal perkembangan akademik CRCS. Kelas beliau menginspirasi banyak mahasiswa CRCS untuk menghasilkan paper yang bagus dalam topic agama dan gender. Beliau juga sangat suportif dalam memfasilitasi para mahasiswa CRCS untuk melanjutkan studi di Amerika Serikat. Sekarang, Dr. Gudorf datang kembali ke CRCS untuk memberikan kuliah tentang perkembangan baru gender dalam studi agama.

1…182183184185186…190

Instagram

M B G Satu kotak makan berisi nasi putih pulen seb M B G
Satu kotak makan berisi nasi putih pulen sebagai sumber karbohidrat utama, dimasak dari beras medium pilihan, air, sedikit garam, dan beberapa tetes minyak agar tidak cepat basi. Di sampingnya terdapat ayam semur kecap, dibuat dari potongan daging ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, daun salam, lengkuas, garam, dan sedikit gula sehingga memberi asupan protein hewani yang cukup untuk pertumbuhan. Sebagai pendamping lauk utama, disediakan tempe orek manis gurih dari tempe iris tipis, bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan gula merah. Tempe ini berfungsi menambah protein nabati sekaligus membuat kotak makan tampak lebih penuh, sebab protein memang sering lebih meyakinkan bila hadir rangkap dua. Untuk unsur sayuran, ada tumis wortel dan buncis yang dimasak dari wortel segar, buncis, sedikit kol, bawang putih, garam, merica, dan minyak sayur. Warna oranye-hijau pada sayur ini penting: bukan hanya untuk vitamin A dan serat, tetapi juga agar foto dokumentasi tidak terlihat terlalu pucat.Sebagai pelengkap vitamin alami, satu buah pisang atau sepotong pepaya matang diletakkan di sudut kotak. Buah dipilih yang murah, tahan banting, tidak gampang memar, dan cukup fotogenik ketika dibagikan massal. Terakhir, ditambahkan susu UHT kotak kecil berbahan susu sapi, gula, dan fortifikasi vitamin, atau kadang telur rebus utuh sebagai penutup protein tambahan.

Berbuih-buih seperti pelaksanaannya ...
G U S Mulanya "gus" adalah panggilan untuk anak ki G U S
Mulanya "gus" adalah panggilan untuk anak kiai yang belum cukup pantas secara umur dan ilmu dipanggil sebagai kiai. Masih magang. Namun, tradisi itu sedikit goyang karena dua sosok: Gus Dur dan Gus Miek. Keduanya tentu sudah pantas menyandang gelar kiai, tetapi rupanya nama magang itu sudah kadung merasuk dan menubuh. Jadilah istilah gus naik pangkat di kalangan awam sebagai sebutan untuk pemuka agama kharismatik yang ndak kalah aji dengan kiai. Kini, gelar gus lagi-lagi goncang. Pasalnya, banyak sosok yang mengaku dan didaku sebagai gus. Parahnya, banyak orang tak lagi bertanya: siapa gurunya, siapa nasabnya, atau apa yang dibaca? Gus seolah menjadi lisensi untuk mengais gold dan glory dalam bisnis berjenama "agama". 

Simak sindiran @safinatul_aula atas fenomena gus-gusan yang kerap membuat kita mengelus empedu. Hanya di situs web crcs.
S U R G A Surga dan neraka memang dibuat sebagai a S U R G A
Surga dan neraka memang dibuat sebagai alat ukur dan wadah pemisah. Keberadaanya merupakan konsekuensi logis dari sebuah tarik ulur tentang baik dan buruk. Mereka yang dijanjikan surga patut bersenang hati. Namun, ada saat ketika keyakinan tentang keselamatan tidak lagi menenangkan. Mungkin persoalannya bukan siapa yang akan masuk surga, melainkan mengapa kita begitu sibuk memastikan orang lain tidak.
Berawal dari percakapan antah berantah, @safinatul_aula tengah berefleksi tentang nasib diri dan teman-temannya nanti. Simak refleksinya di situs web crcs.
Tensions around the Gulf of Hormuz are shaking glo Tensions around the Gulf of Hormuz are shaking global oil supply and accelerating the push for alternatives green energy. Geothermal is often framed as the answer. But whose “green” is it?
What if “green energy” isn’t always as green as it sounds?
Together with @honeyyymooooonnn we bring stories from communities on the frontlines of geothermal projects in Indonesia, where sustainability is debated, challenged, and reimagined. It is not just about resistance, but a different way of thinking about energy, justice, and our relationship with nature.

Join the discussion at UGM Graduate School building, 3rd floor. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY