Perkuliahan di CRCS, selain bermakna sebagai perjalanan akademik di bidang studi agama-agama (academic quest on Religious Study), juga merupakan proses transformasi cara pandang dalam isu relasi lintas agama. Proses transformasi itu dapat dimaknai sebagai suatu titik balik (turning point) cara pandang dalam membangun relasi lintas-agama (interreligious relationship).
Arsip:
Cerita Alumni
Pendekatan cross-culture cukup membantu saya dalam mengembangkan karya-karya akademik sebagai alat analisis, menyelesaikan masalah, maupun dalam melakukan advokasi kasus-kasus terkait dengan agama di masyarakat. Saya berharap CRCS terus mengembangkan metodologi ini dengan mengadopsi perkembangan kajian kontemporer serta melakukan sinergi dengan komunitas akademik global dalam bidang yang sama.