• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • News
  • CRCS UGM Raih FIBAA Premium Seal: Tonggak Baru Studi Agama di Indonesia

CRCS UGM Raih FIBAA Premium Seal: Tonggak Baru Studi Agama di Indonesia

  • News, News
  • 1 October 2025, 11.16
  • Oleh: crcs ugm
  • 0

Program Studi Agama Lintas Budaya, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan prestasi internasional dengan meraih akreditasi dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) pada level tertinggi: Premium Quality Seal. Pengakuan tersebut menempatkan program studi yang populer dengan nama Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) UGM ini di jajaran program unggulan dunia, terutama dalam studi agama dan lintas budaya.

FIBAA, lembaga akreditasi berbasis di Bonn, Jerman, dikenal dengan standar penilaian ketat yang meliputi mutu akademik, tata kelola, hingga relevansi sosial sebuah program. Sejak berdiri, FIBAA telah menerbitkan lebih dari 2.500 sertifikat Quality Seal untuk program studi di berbagai negara. Namun, Premium Seal hanya diberikan kepada program yang dinilai melampaui standar dan jumlahnya sangat terbatas. Pada tahun 2022, menurut laporan Hochschule Coburg, hanya sekitar 20 program di dunia yang menyandang predikat tersebut.

Kepala Program Studi CRCS UGM, Samsul Maarif, menegaskan keberhasilan ini adalah buah dari infrastruktur administrasi yang solid dan bangunan kerja sama semua anggota tim: dari staf administrasi, dosen, mahasiswa, alumni, hingga mitra. “Capaian ini adalah salah satu modal utama untuk bersaing di planet pendidikan secara lebih bermakna,” ujarnya. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran strategis Sekolah Pascasarjana UGM yang telah memberikan dukungan kelembagaan selama proses akreditasi. Sinergi dengan jajaran pimpinan Sekolah Pascasarjana turut memperkuat posisi CRCS UGM sebagai salah satu  pusat kajian agama lintas budaya di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam laporan akreditasi, FIBAA menilai program Magister Agama dan Lintas Budaya melampaui standar kualitas pada 27 kategori penilaian, dengan tiga di antaranya sangat menonjol yaitu: pemikiran interdisipliner, dosen tamu, serta materi internasional dan aspek antarbudaya. Reputasi global CRCS ini juga diperkuat oleh kemitraan akademik dengan berbagai universitas global, seperti program student exchange dengan Paris Lodron Universitas Salzburg, joint class dengan Florida International University, hingga menjadi bagian dalam Crossculture Religious Studies Program dengan 5 universitas lain di Eropa, Asia, dan Afrika.

Di samping itu, CRCS UGM juga berkontribusi pada diskursus kebijakan publik di Indonesia terkait kebebasan beragama atau berkeyakinan dan kewargaan yang inklusif. ”Dengan status premium tersebut, CRCS dituntut untuk makin aktif melintasi batas, membangun jembatan keilmuan, kemanusiaan dan keadilan, untuk milestone-milestone berikutnya, seturut dengan visi dan misi program studi, fakultas, dan universitas,” pungkas dosen yang akrab dipanggil Anchu ini.

Dengan predikat Premium Seal ini, CRCS UGM tidak hanya memperkuat reputasi UGM sebagai kampus riset kelas dunia, tetapi juga menegaskan bahwa kajian agama dan lintas budaya dari Indonesia memiliki daya saing global.

Tags: Akreditasi FIBAA SDGS 16: PERDAMAIAN KEADILAN DAN KELEMBAGAAN YANG TANGGUH SDGS 17:KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN SDGS4:PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Instagram

crcs_ugm

Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari apa di internet?

Banyak anak muda hari ini menemukan ketenangan, nasihat, bahkan jawaban atas kegelisahan melalui media sosial, konten keagamaan, akun kesehatan mental, hingga AI chatbot. Namun, bagaimana sebenarnya pengalaman itu terjadi?
Kami sedang melakukan penelitian untuk memahami bagaimana generasi muda usia 10–24 tahun mencari informasi keagamaan maupun kesehatan mental saat menghadapi masa-masa sulit.
Jika kamu merasa topik ini dekat dengan pengalamanmu, kami mengundangmu menjadi responden.
Partisipasi bersifat sukarela dan seluruh jawaban dijaga kerahasiaannya.
Kamu bisa langsung kirim DM jawabanmu atau mau tanya-tanya dulu juga boleh.

Kami tunggu ya.
Katanja koeliah S2 itoe mahal? Eitss , djangan s Katanja  koeliah S2 itoe mahal? 
Eitss , djangan salah
Bersama keempat mahasiswa angkatan 2025, kita akan ngobrolin djoeroes-djoeroes djitoe mendapatkan beasiswa di CRCS UGM

Begitoe?
Before petroleum fueled the world, it fractured th Before petroleum fueled the world, it fractured the archipelago

The raise of the colonial petroleum industry in the Dutch East Indies was also the emergence of new spatial inequalities. Outer Java was not merely discovered as a resource zone. It was politically produced as an extractive territory through imperial concessions, colonial state-building, and global struggles over resource control.

Join us in this presentation on capitalism, oil, and the colonial fractures that continue to haunt the geography of modern Indonesia. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
M B G Satu kotak makan berisi nasi putih pulen seb M B G
Satu kotak makan berisi nasi putih pulen sebagai sumber karbohidrat utama, dimasak dari beras medium pilihan, air, sedikit garam, dan beberapa tetes minyak agar tidak cepat basi. Di sampingnya terdapat ayam semur kecap, dibuat dari potongan daging ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, daun salam, lengkuas, garam, dan sedikit gula sehingga memberi asupan protein hewani yang cukup untuk pertumbuhan. Sebagai pendamping lauk utama, disediakan tempe orek manis gurih dari tempe iris tipis, bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan gula merah. Tempe ini berfungsi menambah protein nabati sekaligus membuat kotak makan tampak lebih penuh, sebab protein memang sering lebih meyakinkan bila hadir rangkap dua. Untuk unsur sayuran, ada tumis wortel dan buncis yang dimasak dari wortel segar, buncis, sedikit kol, bawang putih, garam, merica, dan minyak sayur. Warna oranye-hijau pada sayur ini penting: bukan hanya untuk vitamin A dan serat, tetapi juga agar foto dokumentasi tidak terlihat terlalu pucat.Sebagai pelengkap vitamin alami, satu buah pisang atau sepotong pepaya matang diletakkan di sudut kotak. Buah dipilih yang murah, tahan banting, tidak gampang memar, dan cukup fotogenik ketika dibagikan massal. Terakhir, ditambahkan susu UHT kotak kecil berbahan susu sapi, gula, dan fortifikasi vitamin, atau kadang telur rebus utuh sebagai penutup protein tambahan.

Berbuih-buih seperti pelaksanaannya ...
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY