Upaya penyeragaman berbagai kategori agama leluhur dan keyakinan turun-temurun ke dalam satu payung "Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa" berisiko melahirkan bentuk baru dari politik eksklusi: “politik kepercayaan”.
Arsip:
Perspective Friday, 2 January 2026
Upaya penyeragaman berbagai kategori agama leluhur dan keyakinan turun-temurun ke dalam satu payung "Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa" berisiko melahirkan bentuk baru dari politik eksklusi: “politik kepercayaan”.