• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • 2019
  • page. 5
Arsip:

2019

Perihal Perkawinan Penghayat Pasca-Putusan MK 2017

Perspective Friday, 6 September 2019

Pasca-Putusan MK 2017, regulasi pernikahan penghayat masih menyisakan masalah di tataran teknis administratif dan di tataran norma hukum, yang problemnya bisa ditarik hingga ke UU Perkawinan 1974.

Dialectics of Religious Freedom and Harmony in Post-Reform Indonesia

Wednesday Forum News Wednesday, 4 September 2019

Wednesday Forum, 11 September 2019. Speaker: Syamsul Asri, Ph.D. candidate at ICRS, Yogyakarta.

Roads to Inclusive Citizenship for Indigenous Religions

Wednesday Forum News Friday, 30 August 2019

Wednesday Forum, 4 September 2019. Speaker: Samsul "Anchu" Maarif, faculty member at CRCS UGM.

Creaturely Ethics in the Anthropocene

Wednesday Forum News Friday, 23 August 2019

Wednesday Forum, 28 August 2019. Speaker: Michael Northcott, professor of religion and ecology at ICRS Yogyakarta.

Agama Leluhur dan Kemajuan Besar Demokrasi Indonesia

Perspective Monday, 19 August 2019

Pidato pembuka Robert Hefner di International Conference on Indigenous Religions pada 1 Juli 2019 di UGM.

Ekonomi Biru untuk Indonesia Biru

Event report Tuesday, 6 August 2019

Liputan acara diskusi dengan Dandhy Laksono, co-founder WatchdoC Documentary. Ekonomi biru: yang 'hijau' tidak perlu mahal dan menyengsarakan orang lain.

1…34567…11

Instagram

B A T A S Ada momen ketika agama hadir sebagai ba B A T A S 
Ada momen ketika agama hadir sebagai bahasa terakhir untuk bertahan. Seperti perempuan-perempuan di Sudan yang mempertanyakan apakah bunuh diri bisa menjadi jalan pulang yang lebih manusiawi daripada hidup dalam kekerasan. Ini merupakan situasi ekstrem ketika dosa dan keselamatan tidak lagi nyata dalam keseharian sementara dunia memilih diam. Pada titik itu, mereka memilih untuk berbicara "langsung" kepada Tuhan melalui jalan yang kelam.

Simak refleksi @safinatul_aula tentang bunuh diri dan agensi "kesalehan" di situs web crcs
A N G K E R Makam menjadi ruang pisah antara yang A N G K E R
Makam menjadi ruang pisah antara yang hidup dan mati. Mereka yang masih bernyawa melanjutkan cerita, mereka yang mati bersemayam di makam. Pada titik ini, makam memisahkan antara yang sakral dan profan, yang adi kodrati dan yang sehari-hari. Namun, makam juga menjadi ruang jumpa antarkeduanya. Yang hidup menceritakan ulang kisah yang meninggal sehingga mendiang terus mengada. Selama kisah diceritakan dan nama terus diumbulkan ke langit, selama itu pula mereka mengabadi. Karenanya, makam itu angker, sebuah jangkar yang menakutkan dan menautkan sekaligus. 

Simak catatan lapangan @yohanes_leo27 terkait makam di situs web crcs.
GRWM bareng CRCS UGM batch 2025!!! GRWM bareng CRCS UGM batch 2025!!!
Does Indonesia have its own philosophers? Can Indo Does Indonesia have its own philosophers?
Can Indonesian thinkers really stand alongside Greece, the Arab world, or the West? Or is that the wrong question to begin with? From Tan Malaka to Nurcholish Madjid, from Abdurrahman Wahid to Azyumardi Azra, Indonesian thinkers have long been engaging, reworking, and transforming global ideas into something rooted in their own realities. 
Let’s unpack this together with @almakin_uinsuka.
Join the discussion at UGM Graduate School building, 3rd floor. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY