[smartslider3 slider=2]

LATEST POSTS

Jalan Panjang Menuju Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan

Januari 2023 silam, KUHP baru telah disahkan dan efektif diberlakukan pada Januari 2026 nanti. Ada beberapa perubahan signifikan dalam pasal-pasal terkait agama yang dianggap sebagai kemajuan, di antaranya  bersandingnya kata kepercayaan dengan agama dan hilangnya frasa “penodaan agama.” Walaupun begitu, ...

Hukum Pidana Tak Selalu Menjadi Jawaban

Keberadaan delik terkait agama atau kepercayaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) 2023 membawa angin segar bagi kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB) di Indonesia. Namun, hukum pidana tak selalu menjadi solusi atas kasus intoleransi dan diskriminasi yang terjadi.  Setelah lebih ...

Anda Tetap Religius Jika Anda Marah

“Lā taghdab wa lakal jannah” dalam translasi populer diartikan “jangan kamu marah, maka kamu akan masuk surga.” Agama menyiratkan kesan kita untuk tidak meluapkan amarah. Begitu juga dengan pelbagai teknik meditasi ala Buddhisme yang menekan rasa marah dan ketidaksukaan dengan ...

Menuju KUHP Baru, Ancaman atau Harapan?

Meski diwanti-wanti sebagai kemajuan setengah jalan, KUHP 2023 menjanjikan terbuka luasnya ruang tafsir untuk melindungi hak beragama dan berkeyakinan. Kompleksitas tafsir KUHP 2023 ini mengemuka pada Seminar Nasional yang digelar CRCS dan ISFORB, bekerja sama dengan Fakultas Syariah dan Hukum ...

Rentan Tetapi Bertahan Demi Hak Beragama atau Berkeyakinan

“Terima kasih telah mengundang saya dalam acara ini. Terima kasih telah mengundang prasangka saya.” Ungkapan itu disampaikan oleh seorang penganut Ahmadiyah kepada teman-teman barunya yang memiliki beragam latar belakang di sesi penutupan Lokakarya Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Berbasis ...

Merajut Kata, Membangun Makna

“The more we use polarized language, the more we speak to a small part of society. The more we open up our language, the more we speak to all society” Demikian sepenggal kalimat yang dilontarkan oleh Michael R. Quinlan, pemateri ...

Menenun Harmoni dalam Tenun Gringsing Bali

Kain tenun bukan sekadar selembar sandangan. Setiap lembarnya mewakili relasi simbolik antara makna dan kesimbangan nilai kehidupan pembuatnya. Inilah yang diungkap Etty Indriati dalam karya terbarunya Vitalitas Tenun Gringsing: Keindahan dalam Keseimbangan di Tenganan Pegringsingan. Melalui kain tenun gringsing, guru ...

Menafsir Ayat, Memperjuangkan Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan


Dalam KUHP  2023, bab agama atau kepercayaan mendapat ruang tersendiri melalui pasal 300—305. Penafsiran yang tepat terhadap isi pasal-pasal tersebut menjadi langkah vital agar implementasinya relevan dengan realitas sosial masyarakat dan pemajuan hak asasi manusia. Kendati bukan negara agama, Indonesia ...

Mengupas Pasal Karet terkait KBB dalam KUHP Baru

Di mata pihak-pihak intoleran, teks-teks hukum “yang tidak jelas” dapat diterjemahkan secara intoleran juga. Pemerintah dengan percaya diri menyatakan bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang disahkan 2023 silam memberikan jaminan kehidupan beragama atau berkeyakinan (KBB) yang lebih baik. ...

Hak KBB Dirundung Lex (In)certa

Ketidakjelasan hukum dapat berakibat pada penegakan hukum yang diskriminatif. Ketidakjelasan ini kerap bermuara pada ketidakjelasan rumusan hukum itu sendiri. Akibatnya, hukum yang harusnya menjadi pelindung, malah jadi perundung. Setelah berbincang tentang pasal-pasal karet terkait KBB di KUHP 2023, pada bagian ...