[smartslider3 slider=2]

LATEST POSTS

Intersubjektivitas dalam Beragama

Nama saya Lailatin Mubarokah, teman-teman biasa memanggil saya Ten. Saya adalah bagian dari angkatan 2019 di  CRCS UGM. Saat ini, saya sedang melanjutkan perjalanan belajar dan bertumbuh bersama Yayasan Kalyanamitra, sebuah organisasi masyarakat sipil yang fokus pada isu gender dan ...

Antara Takut dan Cinta: Memahami Relasi Manusia dengan Tuhan

Apakah kehidupan religius selalu menghadirkan ketenangan? Bayangkan seseorang yang rajin beribadah. Ia tidak pernah melewatkan doa, berusaha menghindari dosa sekecil apa pun, dan ingin selalu menjadi pribadi yang taat. Dari luar, hidupnya tampak ideal. Namun, jika ditelisik lebih dalam, ada ...

Biarkan Borobudur Bicara Sendiri tentang Dirinya

Kita mengenal Candi Borobudur sebagai situs megah warisan Kerajaan Medang berusia lebih dari satu milenium. Namun, di balik kemegahannya itu, pemahaman kita tentang Borobudur justru dipenuhi perdebatan, kekosongan data, hingga narasi kolonial yang diwariskan sejak awal abad ke-19. Dalam Wednesday ...

Bisakah Tuhan Jadi Aktivis HAM?

Saya tergelitik pada satu buku yang menjadi bacaan dalam kelas Religion and Human Rights. Buku bertajuk If God Were a Human Rights Activist (2015) karya Boaventura de Sousa Santos seolah membawa wawasan baru untuk merekonstruksi hak asasi manusia (HAM) sampai ...

Kelahiran Ketiga

  Tahun 2005 di suatu siang yang terik. Seseorang datang bertamu ke rumah kami di Pamekasan, Madura. Temannya kakak dari tetangga desa. Namanya Hasan Basri. Nanti, dia akan menjadi kakak kelas saya di Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS). ...

CRCS Untuk Dunia Yang Adil, Setara, dan Selaras

Saya bisa dengan yakin mengatakan sepuluh dari sepuluh alumni ketika ditanyakan apakah bangga dan cinta dengan CRCS mereka akan menyatakan kebanggaan dan kecintaannya. Perasaan ini disebut sebagai eudaimonic pride, yaitu kebanggaan sebagai alumni karena pendidikan selama di CRCS bukan hanya ...

Santri Udik Membuka Pintu Dunia

Ada perasaan tidak percaya diri ketika pertama kali menginjakkan kaki di gedung lengkung Pascasarjana UGM medio tahun 2005. Di dalam lift, waktu mau menyerahkan formulir pendaftaran mahasiswa baru di CRCS, saya bergumam dalam hati, “Masa iya saya akan kuliah di ...

Titik Balik yang Mencerahkan dalam Relasi Lintas Agama

Selamat atas 25th Anniversary of CRCS UGM. Tetap terdepan dalam pengembangan riset, pengabdian masyarakat dan bidang keilmuan untuk menghasilkan lulusan berprestasi yang siap berkontribusi dalam menciptakan Indonesia yang lebih adil dan damai. Tulisan ini merupakan refleksi atas perjalanan bersama CRCS ...

Dari Gunung ke Gunung

Perkenalkan, saya Brian Trinanda K. Adi, mahasiswa CRCS UGM angkatan 2018, yang sekarang sedang menempuh studi S-3 di Amsterdam School for Cultural Analysis, University of Amsterdam. Perjalanan saya menempuh studi S-2 tujuh tahun silam di CRCS bermula dari kegelisahan, motivasi, ...

Babak Baru Diskursus Jilbab: Dari Regulasi Terbuka ke Kontrol Normatif

Meskipun isu jilbab telah lama menjadi bagian dari diskursus publik, kasus pelanggaran maupun pelarangan jilbab masih terus terjadi. Polanya pun bergeser. Jika dahulu intervensi negara hadir melalui larangan atau kewajiban tertulis yang kaku, kini ia bekerja lewat tekanan sosial, relasi ...