Gold, Glory, Gus

Jika kolonialisme Eropa dulu datang membawa gold, glory, dan gospel; Indonesia tampaknya meluncurkan spin-off lokalnya: gold, glory, dan gus. 
Baca Selengkapnya

Jejak Ingatan di Balik Dinding Kelenteng

Selama berabad-abad budaya dan masyarakat Tionghoa telah hadir, melebur, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah peradaban Nusantara. Jejak-jejak dinamika tersebut tersimpan dalam berbagai arsip seperti koran, surat, dan buku. Upaya penyelamatan arsip berarti membuka kembali ruang bagi narasi kebangsaan yang lebih inklusif.
Baca Selengkapnya

Di Balik Salib Merah Besar Suku Awyu

Lebih dari seribu salib kayu berwarna merah berdiri di pelbagai titik tanah ulayat suku Awyu di Boven Digoel, Papua Selatan. Salib itu bukan sekadar penanda wilayah ulayat suku Awyu, melainkan juga sebagai bahasa keagamaan dan kultural yang melindungi mereka dari ancaman rencana pembangunan perkebunan sawit.
Baca Selengkapnya

News

Jejak Ingatan di Balik Dinding Kelenteng

“Kalau berbicara mengenai Tionghoa di Indonesia, kita tidak bisa hanya berbicara mengenai Tionghoa tanpa berbicara tentang Indonesia” Pernyataan itu dilontarkan oleh Yulianti, Dosen Ilmu Sejarah FIB UGM, ketika menjadi moderator ...

Menuju Epistemologi Relasional

Perdebatan tentang sains, agama, dan tradisi merupakan pergulatan yang sangat panjang dalam sejarah peradaban manusia. Upaya merefleksikan dan memosisikan diri menjadi bagian penting dalam memahami makna dan hakikat pengetahuan bagi ...

Film Sudah Jadi, Lalu Apa?

Kemunculan kredit pada film bukanlah sebuah akhir, melainkan sebuah ajakan bagi kita, yang ada di seberang layar, untuk menyambung apa yang film itu perjuangkan. Film dapat menjadi media efektif dalam ...

Menjaga Ingatan untuk Merayakan Perlawanan

“Perempuan, baik itu suara, pengalaman, cerita, dan bahkan tubuhnya (itu) membentuk jalan panjang menuju keadilan sosial.” Kalimat Mustaghfiroh Rahayu tersebut menjadi pemantik ketika memoderatori diskusi “Merekam Perlawanan, Merawat Ingatan” dalam ...

Researches