• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Pos oleh
  • page. 4
Pos oleh :

Kuliah Umum: Belajar dari "The Imam and the Pastor"

HeadlineNews Tuesday, 3 October 2017

Kuliah umum bersama Imam Muhammad Ashafa dan Pastor James Wuye di Gadjah Mada University Club, 10 Oktober 2017, pukul 18.30-21.00 WIB.

Legal Pluralism in Adat Land Conflict Resolution

HeadlineNewsWednesday Forum News Monday, 2 October 2017

Wednesday Forum, October 4, 2017, with Linda Yanti Sulistiawati from the Faculty of Law, UGM.

Watching Talentime at CRCS: A look into identity

Class JournalHeadlineNews Sunday, 24 September 2017

A student's reflection on the Talentime movie watched in the CRCS's Religion and Film course.

Islamic Christology: A Starting Point for Interreligious Dialogue?

HeadlineNewsWednesday Forum News Wednesday, 20 September 2017

CRCS-ICRS Wednesday Forum, Sept 27, 2017, with Dr Mun'im Sirry of the University of Notre Dame in Indiana.

Social Media and Islamic Propagation to Muslim Youth in Indonesia

HeadlineNewsWednesday Forum Report Wednesday, 20 September 2017

A report on Dr Hew Wai Weng's presentation at the CRCS-ICRS Wednesday Forum, August 30, on the dakwah style of Chinese-Indonesia Felix Siauw.

Membicarakan 1965: Kita Sudah Pernah Cukup Maju

BeritaBerita UtamaPerspective Tuesday, 19 September 2017

Memang tidak mudah membicarakan 1965, tapi ia tetap harus dibicarakan. Dan di awal era pasca-Reformasi, kita pernah cukup maju, hanya belakangan mundur lagi.

123456…190

Instagram

Much has been said about faith and ecology—but one Much has been said about faith and ecology—but one question often slips through the cracks: who is actually paying for it?
Behind every conservation effort, there are financial choices, priorities, and actors shaping what is possible. This talk with dives  into the often-overlooked terrain of sustainable financing in the intersection of religion, ecology, and conservation in Indonesia. 
Come and join in a thought-provoking discussion with @sofjandicky at UGM Graduate School building, 3rd floor. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
Kuliah itu SCAM? Apa sih bedanya SCAM versi anak Kuliah itu SCAM?

Apa sih bedanya SCAM versi anak CRCS UGM?
 #skill #connection #attitude #mindset #fyp
B A T A S Ada momen ketika agama hadir sebagai ba B A T A S 
Ada momen ketika agama hadir sebagai bahasa terakhir untuk bertahan. Seperti perempuan-perempuan di Sudan yang mempertanyakan apakah bunuh diri bisa menjadi jalan pulang yang lebih manusiawi daripada hidup dalam kekerasan. Ini merupakan situasi ekstrem ketika dosa dan keselamatan tidak lagi nyata dalam keseharian sementara dunia memilih diam. Pada titik itu, mereka memilih untuk berbicara "langsung" kepada Tuhan melalui jalan yang kelam.

Simak refleksi @safinatul_aula tentang bunuh diri dan agensi "kesalehan" di situs web crcs
A N G K E R Makam menjadi ruang pisah antara yang A N G K E R
Makam menjadi ruang pisah antara yang hidup dan mati. Mereka yang masih bernyawa melanjutkan cerita, mereka yang mati bersemayam di makam. Pada titik ini, makam memisahkan antara yang sakral dan profan, yang adi kodrati dan yang sehari-hari. Namun, makam juga menjadi ruang jumpa antarkeduanya. Yang hidup menceritakan ulang kisah yang meninggal sehingga mendiang terus mengada. Selama kisah diceritakan dan nama terus diumbulkan ke langit, selama itu pula mereka mengabadi. Karenanya, makam itu angker, sebuah jangkar yang menakutkan dan menautkan sekaligus. 

Simak catatan lapangan @yohanes_leo27 terkait makam di situs web crcs.
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY