• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Pos oleh
  • page. 32
Pos oleh :

crcs ugm

Ahmet Kuru: Relasi Islam dan Negara—Konteks Historis dan Perkembangan Kontemporer

InterviewWawancara Monday, 13 June 2022

Apakah Islam mengakui adanya pemisahan antara agama dan negara? Bagaimana hubungan Islam dan negara telah bertransformasi sejak dulu hingga saat ini? Bagaimana aliansi ulama-negara muncul dan mendominasi sebagian besar negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim? Bagaimana negara-negara Barat menempuh kebijakan yang beragam saat berhadapan dengan komunitas Muslim minoritas?

From Srandib, via Lanka, to Ceylon: Exile and Memory in the Colonial Age

Wednesday Forum News Wednesday, 11 May 2022

From Srandib, via Lanka, to Ceylon: Exile and Memory in the Colonial Age

Wednesday Forum – 27 April 2022

The small, Indian Ocean island known as Sarandib, Lanka, and Ceylon was a site of banishment throughout the 18th century for members of royal families, convicts, servants and others sent there from across the Indonesian archipelago. Descendants of these exiles who remained on the island continued to speak and write in Malay, the archipelago’s lingua franca, and to adhere to a collective Muslim identity for several centuries and into the present. The talk considers if and how earlier religious and literary traditions of banishment tied to the island – those of Adam’s fall from paradise to Sarandib and Sinta’s abduction to Lanka – played a role in the lives of the early exiles and their descendants.

Religious Radicalism in Major Campuses in Indonesia

Wednesday Forum News Wednesday, 20 April 2022

Wednesday Forum, 20 April 2022, Speaker: A'an Suryana (ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapore)

Place, Time and Conditions in the Art of Intercultural Dialogue

Wednesday Forum News Monday, 11 April 2022

Wednesday Forum, 13 April 2022, Speaker: Diane Butler (Universitas Udayana)

Kemarahan Penuh Kasih Sayang untuk Dunia yang Rusak

Wednesday Forum Report Monday, 11 April 2022

Di kala kita sedang berdiskusi saat ini, atau membaca tulisan ini, ribuan bayi mati setiap hari dan puluhan ribu lainnya kekurangan air bersih. Lantas, apa yang bisa kita lakukan sebagai akademisi?

Meminjam Bahasa Agama, Merestorasi Gambut: Pengalaman BRGM

Wednesday Forum Report Sunday, 10 April 2022

Pendekatan etika keagamaan adalah ruh yang menjiwai program revitalisasi gambut dan mangrove sekaligus memastikan keberlanjutan upaya pelestarian ini. Utamanya, ketika program ini usai.

1…3031323334…42

Instagram

Ke Tamansari membawa teman Jangan lupa membeli tik Ke Tamansari membawa teman
Jangan lupa membeli tiket masuknya 
Kalau tertarik belajar isu keberagaman 
CRCS UGM jawabannya 😎

Jangan lupa follow TikTok CRCS juga yaa 😉

#crcsugm #admissionopen #adil #setara #selaras
satu dua tiga empat lima enam tujuh delapan segera satu dua tiga empat
lima enam tujuh delapan
segera daftar ayo cepat
crcs buka pendaftaran
A S (E L A) M A T Konon, Asmat berasal dari kata " A S (E L A) M A T
Konon, Asmat berasal dari kata "As Akat" dalam bahasa setempat yang berarti 'orang yang tepat'. Entah kebetulan atau ada akar bahasa turunan, kata "ismat" (عِصْمَة) dalam bahasa Arab artinya perlindungan dan kerap merujuk pada salah satu sifat manusia terpilih. Hompimpa etimologis tersebut menyiratkan bahwa keselamatan sudah menubuh dalam masyarakat adat Asmat. Namun, keselamatan rupanya punya banyak versi dan tidak selalu bersepakat, bahkan saling meniadakan. Apa pun versinya, keselamatan tak boleh menjadi alasan untuk menghapus memori, apalagi eksistensi. Keselamatan seharusnya membuka ruang baru untuk saling memahami.

Simak ulasan @yunus_djabumona tentang Asmat dan keselamatan hanya di situs web crcs.
keluarga bukan soal kepemilikan, melainkan keberpi keluarga bukan soal kepemilikan, melainkan keberpihakan
damai bahagia untuk sesama dan semesta
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY