• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Pos oleh
  • page. 181
Pos oleh :

CRCS&ICRS Wednesday Forum: Muslim in Cambodia: Past, Present and Future

Berita Wednesday Forum Wednesday, 20 February 2008

Diskusi rutin Forum Rabu CRCS & ICRS akan dilaksanakan pada hari Rabu, 20 February 2008. Tema yang akan diangkat dalam diskusi kali ini adalah Muslim in Cambodia: Past, Present and Future. Sebagai pembicara Anna M. Gade, Ph.D.

Anna M. Gade adalah dosen senior pada Departemen Studi Agama di Universitas Victoria, Wellington, New Zealand. Beliau pernah menjadi asisten dosen di the Oberlin College, USA. Anna M. Gade memperoleh gelar Ph.D dari Universitas Chicago, USA. Beliau adalah penulis buku Perfection Makes Practice: Learning, Emotion, and the Recited Qur’an in Indonesia.

Winning the Public Mind: A Study of the Sabili?s Xenophobic Discourse and its Impact upon the Readers

Berita Wednesday Forum Tuesday, 5 February 2008

On Thursday, February 6, 2008, CRCS&ICRS will hold discussion. The theme will be ?Winning the Public Mind: A Study of the Sabili?s Xenophobic Discourse and its Impact upon the Readers?. The key speaker will be Maufur M.A.. The discussion will be held at the Graduate School of Gadjah Mada University, third floor, room 306, at 13:00 to 15:00.

Below is the abstract of theme, which will be presented.

Winning the Public Mind: A Study of the Sabili?s Xenophobic Discourse and its Impact upon the Readers By: Maufur

CRCS&ICRS Wednesday Forum: Winning the Public Mind: A Study of the Sabili

Wednesday Forum News Tuesday, 5 February 2008

On Thursday, February 6, 2008, CRCS&ICRS will hold discussion. The theme will be

Forum Rabu CRCS dan ICRS: Winning the Public Mind: A Study of the Sabilis Xenophobic Discourse and its Impact upon the Readers

Berita Wednesday Forum Tuesday, 5 February 2008

Diskusi rutin Forum Rabu CRCS dan ICRS yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 6 February 2008, akan mengangkat tema Winning the Public Mind: A Study of the Sabilis Xenophobic Discourse and its Impact upon the Readers, dengan pembicara Maufur, M.A.. Diskusi akan dilaksanakan di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, lantai 3, ruang 306, jam 13:00-15:00.

Dibawah ini merupakan abstrak dari tema yang akan dipresentasikan:Winning the Public Mind: A Study of the Sabilis Xenophobic Discourse and its Impact upon the ReadersBy: Maufur

Religion, Violence & Diversity: Negotiating the Boundaries of Indonesian Identity

Wednesday Forum News Sunday, 27 January 2008

On Thursday, January 30, 2008, CRCS&ICRS will hold discussion. The theme will be? Religion, Violence & Diversity: Negotiating the Boundaries of Indonesian Identity?. The key speaker will be Prof. Dr. Bernard Adeney-Risakotta. The discussion will be held at the Graduate School of Gadjah Mada University, third floor, room 306, at 13:45 to 15:15.

Below is the abstract of theme, which will be presented.

Religion, Violence and Diversity: Negotiating the Boundaries of Indonesian Identity; Bernard Adeney-Risakotta

CRCS&ICRS Wednesday Forum: Religion, Violence & Diversity: Negotiating the Boundaries of Indonesian Identity

Wednesday Forum News Sunday, 27 January 2008

On Thursday, January 30, 2008, CRCS&ICRS will hold discussion. The theme will be

1…179180181182183…190

Instagram

Before petroleum fueled the world, it fractured th Before petroleum fueled the world, it fractured the archipelago

The raise of the colonial petroleum industry in the Dutch East Indies was also the emergence of new spatial inequalities. Outer Java was not merely discovered as a resource zone. It was politically produced as an extractive territory through imperial concessions, colonial state-building, and global struggles over resource control.

Join us in this presentation on capitalism, oil, and the colonial fractures that continue to haunt the geography of modern Indonesia. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
M B G Satu kotak makan berisi nasi putih pulen seb M B G
Satu kotak makan berisi nasi putih pulen sebagai sumber karbohidrat utama, dimasak dari beras medium pilihan, air, sedikit garam, dan beberapa tetes minyak agar tidak cepat basi. Di sampingnya terdapat ayam semur kecap, dibuat dari potongan daging ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, daun salam, lengkuas, garam, dan sedikit gula sehingga memberi asupan protein hewani yang cukup untuk pertumbuhan. Sebagai pendamping lauk utama, disediakan tempe orek manis gurih dari tempe iris tipis, bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan gula merah. Tempe ini berfungsi menambah protein nabati sekaligus membuat kotak makan tampak lebih penuh, sebab protein memang sering lebih meyakinkan bila hadir rangkap dua. Untuk unsur sayuran, ada tumis wortel dan buncis yang dimasak dari wortel segar, buncis, sedikit kol, bawang putih, garam, merica, dan minyak sayur. Warna oranye-hijau pada sayur ini penting: bukan hanya untuk vitamin A dan serat, tetapi juga agar foto dokumentasi tidak terlihat terlalu pucat.Sebagai pelengkap vitamin alami, satu buah pisang atau sepotong pepaya matang diletakkan di sudut kotak. Buah dipilih yang murah, tahan banting, tidak gampang memar, dan cukup fotogenik ketika dibagikan massal. Terakhir, ditambahkan susu UHT kotak kecil berbahan susu sapi, gula, dan fortifikasi vitamin, atau kadang telur rebus utuh sebagai penutup protein tambahan.

Berbuih-buih seperti pelaksanaannya ...
G U S Mulanya "gus" adalah panggilan untuk anak ki G U S
Mulanya "gus" adalah panggilan untuk anak kiai yang belum cukup pantas secara umur dan ilmu dipanggil sebagai kiai. Masih magang. Namun, tradisi itu sedikit goyang karena dua sosok: Gus Dur dan Gus Miek. Keduanya tentu sudah pantas menyandang gelar kiai, tetapi rupanya nama magang itu sudah kadung merasuk dan menubuh. Jadilah istilah gus naik pangkat di kalangan awam sebagai sebutan untuk pemuka agama kharismatik yang ndak kalah aji dengan kiai. Kini, gelar gus lagi-lagi goncang. Pasalnya, banyak sosok yang mengaku dan didaku sebagai gus. Parahnya, banyak orang tak lagi bertanya: siapa gurunya, siapa nasabnya, atau apa yang dibaca? Gus seolah menjadi lisensi untuk mengais gold dan glory dalam bisnis berjenama "agama". 

Simak sindiran @safinatul_aula atas fenomena gus-gusan yang kerap membuat kita mengelus empedu. Hanya di situs web crcs.
S U R G A Surga dan neraka memang dibuat sebagai a S U R G A
Surga dan neraka memang dibuat sebagai alat ukur dan wadah pemisah. Keberadaanya merupakan konsekuensi logis dari sebuah tarik ulur tentang baik dan buruk. Mereka yang dijanjikan surga patut bersenang hati. Namun, ada saat ketika keyakinan tentang keselamatan tidak lagi menenangkan. Mungkin persoalannya bukan siapa yang akan masuk surga, melainkan mengapa kita begitu sibuk memastikan orang lain tidak.
Berawal dari percakapan antah berantah, @safinatul_aula tengah berefleksi tentang nasib diri dan teman-temannya nanti. Simak refleksinya di situs web crcs.
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY