• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Class Journal
  • page. 2
Arsip:

Class Journal

Agama Hindu dan Adat Bali: Rekognisi dan Kontestasi

Class Journal Friday, 5 March 2021

Agama Hindu merupakan salah satu dari agama-dunia yang memerlukan usaha ekstra untuk dapat dapat diakui sebagai agama di Indonesia. Keterkaitannya yang erat dengan Bali sejak era prakemerdekaan hingga saat ini juga ikut mewarnai sejarah panjang tersebut.

Antara Protestantisme dan Kapitalisme: Membaca Ulang Weber

Class Journal Friday, 19 February 2021

Apa saja yang berperan dalam sejarah perubahan masyarakat merupakan pertanyaan besar dalam perdebatan sosiologi klasik. Max Weber dengan karya klasiknya "The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism" memberikan pemahaman bahwa, walau bukan penentu satu-satunya, ide berperan efektif dalam gerak sejarah masyarakat.

Lika-Liku Agama Buddha Meraih Pengakuan

Class Journal Thursday, 7 January 2021

Agama Buddha pernah dominan di era Majapahit, lalu surut seiring dominasi Islam, sempat mengalami kebangkitan berkat komunitas teosofi, tetapi tidak diakui sebagai agama di era awal pascakemerdekaan. Agama Buddha baru menjadi salah satu agama yang 'diakui' negara setelah bernegosiasi dengan sistem politik yang dilandasi Pancasila.

Bruno Latour: Sains, Modernitas, dan Ekologi

Class Journal Thursday, 31 December 2020

Bagi Latour, untuk memahami sains kita membutuhkan antropologi, sebab sains bukan soal penyingkapan (discovery) terhadap sesuatu yang tersembunyi, melainkan soal invensi, yakni ketika sains mengonstruksi objek yang sedang dipelajari. Apa yang selama ini kita sebut sebagai alam sebenarnya adalah apa yang dikatakan ilmu pengetahuan alam.

Sejauh Mana Agama Berperan dalam Krisis Lingkungan?

Class Journal Friday, 13 November 2020

Paling tidak ada tiga bentuk respons yang dapat diambil agama dalam menyikapi krisis ekologis. Pertama, ‘penemuan kembali’ (recovery), yaitu usaha untuk kembali ke tradisi. Kedua, reformasi, yaitu usaha untuk menafsirkan ulang tradisi. Ketiga, penggantian (replacement) atau usaha mencari agama baru.

NU dalam Sejarah Relasi Agama dan Adat

Class Journal Monday, 9 November 2020

Konstruksi tatanan keagamaan di Indoenesia tidak hanya menempatkan kelompok reformis sebagai aktor utama. NU juga turut andil di dalamnya, berperan dalam pendefinisian agama, dan hingga tingkat tertentu juga mempertentangkannya dengan adat.

1234…6

Instagram

H-2 pendaftaran CRCS UGM gelombang ini akan ditutu H-2 pendaftaran CRCS UGM gelombang ini akan ditutup. 
Mari berproses bersama!!
Jangan sampai terlewat yaa~~

#crcsugm #fyp #adil #setara #selaras
Ke Tamansari membawa teman Jangan lupa membeli tik Ke Tamansari membawa teman
Jangan lupa membeli tiket masuknya 
Kalau tertarik belajar isu keberagaman 
CRCS UGM jawabannya 😎

Jangan lupa follow TikTok CRCS juga yaa 😉

#crcsugm #admissionopen #adil #setara #selaras
satu dua tiga empat lima enam tujuh delapan segera satu dua tiga empat
lima enam tujuh delapan
segera daftar ayo cepat
crcs buka pendaftaran
A S (E L A) M A T Konon, Asmat berasal dari kata " A S (E L A) M A T
Konon, Asmat berasal dari kata "As Akat" dalam bahasa setempat yang berarti 'orang yang tepat'. Entah kebetulan atau ada akar bahasa turunan, kata "ismat" (عِصْمَة) dalam bahasa Arab artinya perlindungan dan kerap merujuk pada salah satu sifat manusia terpilih. Hompimpa etimologis tersebut menyiratkan bahwa keselamatan sudah menubuh dalam masyarakat adat Asmat. Namun, keselamatan rupanya punya banyak versi dan tidak selalu bersepakat, bahkan saling meniadakan. Apa pun versinya, keselamatan tak boleh menjadi alasan untuk menghapus memori, apalagi eksistensi. Keselamatan seharusnya membuka ruang baru untuk saling memahami.

Simak ulasan @yunus_djabumona tentang Asmat dan keselamatan hanya di situs web crcs.
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY