• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada
  • About Us
    • About CRCS
    • Vision & Mission
    • People
      • Faculty Members and Lecturers
      • Staff Members
      • Students
      • Alumni
    • Facilities
    • Library
  • Master’s Program
    • Overview
    • Curriculum
    • Courses
    • Schedule
    • Admission
    • Scholarship
    • Accreditation and Certification
    • Academic Collaborations
      • Crossculture Religious Studies Summer School
      • Florida International University
    • Academic Documents
    • Student Satisfaction Survey
  • Article
    • Perspective
    • Book Review
    • Event Report
    • Class Journal
    • Interview
    • Wed Forum Report
    • Thesis Review
    • News
  • Publication
    • Reports
    • Books
    • Newsletter
    • Monthly Update
    • Infographic
  • Research
    • CRCS Researchs
    • Resource Center
  • Community Engagement
    • Film
      • Indonesian Pluralities
      • Our Land is the Sea
    • Wednesday Forum
    • ICIR
    • Amerta Movement
  • Beranda
  • Perspective
  • page. 2
Arsip:

Perspective

Antara Takut dan Cinta: Memahami Relasi Manusia dengan Tuhan

PerspectivePerspective Wednesday, 3 June 2026

Bayangkan seseorang yang rajin beribadah. Ia tidak pernah melewatkan doa, berusaha menghindari dosa sekecil apa pun, dan ingin selalu menjadi pribadi yang taat. Dari luar, hidupnya tampak ideal. Namun, jika ditelisik lebih dalam, ada kegelisahan yang terus bekerja diam-diam: takut salah, takut ibadahnya tidak diterima, takut Tuhan murka kepadanya. Lantas, Apakah kehidupan religius selalu menghadirkan ketenangan?

Babak Baru Diskursus Jilbab: Dari Regulasi Terbuka ke Kontrol Normatif

PerspectivePerspective Tuesday, 5 May 2026

Meskipun isu jilbab telah lama menjadi bagian dari diskursus publik, kasus pelanggaran maupun pelarangan jilbab masih terus terjadi. Polanya pun bergeser. Jika dahulu intervensi negara hadir melalui larangan atau kewajiban tertulis yang kaku, kini ia bekerja lewat tekanan sosial, relasi kuasa institusional, dan normalisasi nilai mayoritas dalam interaksi sehari-hari. Jilbab lagi-lagi menjadi medan kontrol atas kuasa tubuh dan standar kelayakan moral bagi perempuan di ruang publik.

Ketika Kita Memberi Nama pada Dunia

PerspectivePerspective Tuesday, 5 May 2026

Pernahkah kita bertanya: apa yang sebenarnya terjadi ketika kita memberi nama pada sesuatu? Sekilas, menamai tampak seperti tindakan sederhana. Namun, menamai juga bisa berarti mereduksi yang berujung pada menguasai.

Meracik Agama untuk MBG

PerspectivePerspective Friday, 24 April 2026

Negara memobilisasi pemuka agama untuk melegitimasi Makan Bergizi Gratis dalam bahasa nilai-nilai religius. Namun, di tingkat lokal, sebagian pemimpin agama justru mengoreksi dan menegosiasikan praktiknya

Ketika Tahlilan Bertemu Cengbeng

PerspectivePerspective Wednesday, 15 April 2026

Tradisi kerap hidup dalam perjumpaan, alih-alih isolasi. Tahlilan Ceng Beng memperlihatkan bahwa praktik ziarah merupakan arena negosiasi makna antara leluhur, agama, dan kepentingan sosial yang terus berubah. 

Rogocolo: Lapangan Memori di Tanah Pusara

Perspective Monday, 6 April 2026

Reduksi  makam sebagai tempat yang keramat dan angker justru mengaburkan fungsi lain makam sebagai situs memori sebuah masyarakat. Di titik ini, makam Rogocolo hadir sebagai sebagai fragmen kecil bagaimana makam menjadi ruang tempat memori terus direproduksi melalui ingatan kolektif dan tata spasial.

1234…25

Instagram

O N C O M Ancaman kadang lebih berkuasa daripada a O N C O M
Ancaman kadang lebih berkuasa daripada argumen. Ia tak perlu membuktikan apa-apa, cukup membuat orang lain menutup mulut. Di negeri yang gemar mengurus ketersinggungan, ancam bisa mengalahkan oncom, sesuatu yang sesungguhnya lebih berguna bagi kehidupan sehari-hari. Oncom setidaknya bisa diolah menjadi makanan, ancaman hanya mengolah ketakutan. Namun, barangkali justru itulah masalahnya. Ketika ancaman menentukan siapa yang boleh berbicara, yang busuk bukan lagi sekadar oncom.
What happens when climate change is measured not o What happens when climate change is measured not only through data, but also through lived experience?

This presentation examines how local and Indigenous knowledges reveal forms of loss and damage that often remain invisible in conventional climate assessments, while offering valuable insights for adaptation and resilience.
Come and join this thought-provoking discussion with @rebecca.meckelburg at #wednesdayforum.
We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
Jangan lupa daftar ya! Sampai bertemu di Februari Jangan lupa daftar ya!
Sampai bertemu di Februari 2027 🤭🤗

#sekolahpascasarjanaugm #crcsugm
Ready to Enroll? Admission for the even semester h Ready to Enroll?
Admission for the even semester has begun.

🔥
Follow on Instagram

Twitter

Tweets by crcsugm

Universitas Gadjah Mada

Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, 3rd Floor
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55284
Email address: crcs@ugm.ac.id

 

© CRCS - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY